Berita Semarang
Peras Pasangan di Mobil, Dua Polisi Anggota Polrestabes Semarang Terancam Dipecat
Dua polisi anggota Polrestabes Semarang terancam dipecat setelah memeras dua pasangan di Tanah Mas, Semarang.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dua polisi anggota Polestabes Semarang terancam dipecat setelah memeras pasangan muda-mudi di Jalan Telaga Mas, Perumahan Tanah Mas, Kota Semarang.
Keduanya sempat mengembalikan sebagian uang hasil pemerasan kepada korban, lantaran panik dikerumuni warga.
Kini, dua polisi beridentitas Aiptu Kusno dan Aipda Roy Legowo itu terancam hukuman etik dan pidana.
Hal ini diungkapkan Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M Syahduddi, Minggu (2/2/2025).
Baca juga: Kronologi Polisi Peras Pacaran di Semarang, Sempat Ancam Tembak Warga Saat Dikepung
Syahduddi mengatakan, kedua polisi itu panik saat mereka dikerumuni warga.
Keduanya kemudian mengembalikan uang Rp1 juta kepada korban, dari Rp2,5 juta yang diterima.
"Mereka panik dan berpikir uang yang diterima sudah dikembalikan semua saat dikerumuni banyak orang," terang Syahduddi kepada wartawan di Mapolrestabes Semarang.
Dalam Perjalanan Cari Makan
Menurut Syahduddi, pemerasan itu berawal saat Aiptu Kusno dan Aipda Roy dalam perjalanan mencari makan di wilayah Pantai Marina.
Mereka ditemani satu warga sipil bernama Suyatno, mengendarai mobil Nissan March warna merah milik Aipda Roy.
Namun, dalam perjalanan, ketiga orang ini melihat mobil Civic berwarna silver terparkir di pinggir jalan.
Saat didekati, di dalam mobil ada pasangan muda-mudi.
"Kedua korban sedang berduaan di dalam mobil. Anggota itu menghampiri mobil, kemudian menyampaikan, tindakan yang dilakukan korban merupakan tindakan pidana," kata Syahduddi.
Agar tidak diproses hukum, kedua polisi itu meminta uang Rp2,5 juta kepada pasangan tersebut.
Baca juga: Kapolrestabes Semarang Janji Kasus Pemerasan Dua Polisi Semarang Bakal Diproses Pidana
Lantaran takut, keduanya memenuhi permintaan dan menyerahkan uang Rp,25 juta kepada polisi itu.
Syahduddi memastikan, saat menggerebek dua sejoli itu, kedua polisi tersebut tidak dalam berdinas. Mereka dalam perjalanan mencari makan malam.
Proses Etik dan Pidana
| Dipicu Rebutan Layangan Putus, Puluhan Remaja di Semarang Utara Terlibat Tawuran Brutal |
|
|---|
| Dua Begal Sadis di Jalan Halmahera Semarang Ditangkap, Mengaku Butuh Uang untuk Beli Congyang |
|
|---|
| Pembatasan Medsos Anak, Psikolog SCU: Perlu, tapi Penguatan Kontrol Diri Lebih Penting |
|
|---|
| 65 Rumah Terdampak Puting Beliung di kota Semarang Dapat Bantuan,Siapkan Bantuan Stimulan Rp 20 Juta |
|
|---|
| SPBU Sriwijaya Semarang Tutup Sementara Buntut Kasus Motor Terbakar, Pegawai Jalani Pembinaan 2 Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Kapolrestabes-Semarang-Kombes-Pol-M-Syahduddi-minggu-222025.jpg)