Kebakaran Los Angeles

Kebakaran Los Angeles Terkini Renggut 27 Tewas, 31 Orang Hilang, dan Kerugian Capai Rp 4.500 T

Menurut kantor pemeriksa medis, 17 kematian terjadi saat Kebakaran Eaton dan 10 lainnya di Kebakaran Palisades.

Editor: Rustam Aji
TRIBUNBANYUMAS/Getty Images via AFP/JUSTIN SULLIVAN
Seorang petugas pemadam kebakaran menarik selang saat memadamkan Kebakaran Eaton, Rabu (8/1/2025), di Altadena, California. Beberapa kebakaran hutan yang dipicu oleh Angin Santa Ana yang kencang terjadi di seluruh Los Angeles County. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, LOS ANGELES - Korban jiwa akibat kebakaran hutan di Los Angeles, California, hingga kini belum padam.

Korban meninggal pun kini bertambah menjadi 27 orang per Kamis (16/1/2025) malam. 

Kebakaran hutan yang dimulai sejak Selasa (7/1/2025) itu telah menghancurkan lebih dari 12.000 bangunan dan menghanguskan lebih dari 40.000 hektar tanah. 

Luas kebakaran ini hampir tiga kali Pulau Manhattan atau kurang lebih setara dengan dua kali Kota Makassar di Sulawesi Selatan.

Baca juga: Video Update Kebakaran di Glodok Plaza, Korban Tewas Jadi 3 Orang

Sementara menurut kantor pemeriksa medis, 17 kematian terjadi saat Kebakaran Eaton dan 10 lainnya di Kebakaran Palisades.

Sebagaimana dikutip dari New York Post, Rabu (15/1/2025), kebakaran hutan bermula di LA County dan dengan cepat menyebar ketika hembusan angin Santa Ana yang berkecepatan hingga 100 mph dari pegunungan mendorong kobaran api ke arah laut. 

Angin inilah yang membawa api ke Los Angeles, melahap vegetasi kering, bangunan mewah, dan memicu beberapa kebakaran hutan terburuk dalam sejarah LA.

Berikut update terkait kebakaran hutan di Los Angeles:

Kerugian diperkirakan capai Rp 4.500 triliun Kebakaran yang berkobar di Los Angeles akan menjadi salah satu kebakaran termahal dalam sejarah Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari The New York Times, Kamis, AccuWeather memperkirakan kerugian ekonomi akibat kebakaran Los Angeles berada di angka 250 hingga 275 miliar dollar AS atau sekitar Rp 4.092 hingga Rp 4.500 triliun.

Baca juga: 1 Kasir Diskotek dan 4 Jenazah Ditemukan di Kebakaran Glodok Plaza tapi 6 Perempuan Masih Hilang

"Angin berkekuatan badai mengirimkan api yang melalap pemukiman yang dipenuhi dengan rumah-rumah bernilai jutaan dolar,” ujar kepala meteorologi AccuWeather, Jonathan Porter.

“Kehancuran yang ditinggalkan sangat memilukan, dan kerugian ekonominya sangat mengejutkan," tambahnya.

Perhitungan ini melampaui perkiraan kerusakan dan kerugian ekonomi sebesar 210 miliar dollar AS atau sekitar Rp 3.437 triliun akibat Badai Sandy, yang menghantam New Jersey dan New York pada 2012.

Kerusakan dan kerugian ekonomi akibat kebakaran hutan di Los Angeles juga telah melampaui Badai Harvey pada 2017, yaitu 230 miliar dollar AS atau sekitar Rp 3.765 triliun dan Badai Helene pada 2024 yang kerugiannya antara 225-250 miliar dollar AS atau sekitar Rp 3.683-Rp 4.092 triliun.

31 orang masih dalam pencarian

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved