Kebakaran Los Angeles

Korban Tewas Kebakaran Los Angeles Menjadi 11 Orang, KJRI LA Siapkan Shelter bagi WNI Terdampak

Kebakaran di Los Angeles terus meluas dan mengakibatkan 11 orang tewas. KJRI LA pun membangun shelter bagi WNI terdampak.

Editor: rika irawati
TRIBUNNEWS/AFP/JOSH EDELSON
Rumah dan mobil di Eaton, kawasan Altadena, wilayah Los Angeles, California, terbakar, Rabu (8/1/2025). KJRI membangun shelter atau tempat tinggal sementara bagi WNI terdampak kebakaran Los Angeles. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan terdampak kebakaran hebat yang melanda wilayah Los Angeles, Amerika Serikat.

KJRI Los Angeles juga telah membangun shelter untuk tempat tinggal sementara WNI terdampak kejadian itu, termasuk menyediakan bantuan logistik.

Hingga Sabtu (11/1/2024), KJRI Los Angeles menerima laporan empat WNI terdampak kebakaran hebat tersebut. Namun, belum ada laporan WNI menjadi korban meninggal.

"Konjen RI Los Angeles telah mengunjungi shelter setempat di Pasadena. Berdasarkan hasil koordinasi dengan otoritas setempat dan komunitas Indonesia, hingga saat ini, tidak terdapat informasi adanya WNI yang menjadi korban meninggal," kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha kepada wartawan, Sabtu.

"Namun demikian, hotline KJRI LA juga menerima laporan adanya empat WNI yang terdampak dan saat ini telah mendapatkan asistensi dari KJRI LA," lanjutnya.

Baca juga: Rumah Selebriti Hollywood Turut Jadi Korban Kebakaran di Los Angeles, Mandy Moore Ikut Mengungsi

Data yang dia terima, beberapa diaspora Indonesia yang telah berstatus WNA dilaporkan ikut kehilangan tempat tinggal seusai monster api menghanguskan rumah mereka.

Judha memastikan, Kemlu RI terus memantau kejadian ini.

Imbauan lewat berbagai kanal juga sudah disampaikan kepada WNI yang tinggal di wilayah Los Angeles untuk meningkatkan kewaspadaan, dan dapat terus memonitor informasi terbaru mengenai sebaran titik kebakaran.

KJRI Los Angeles mengimbau para WNI yang tinggal di wilayah setempat untuk mengikuti arahan dan pedoman evakuasi dari otoritas pemerintah setempat, dan bisa menghubungi hotline KJRI jika menemui situasi darurat lewat nomor +1 (213) 590-8095.

"KJRI LA telah menyiagakan shelter dan bantuan logistik bagi WNI terdampak. Imbauan melalui berbagai platform juga disampaikan agar meningkatkan kewaspadaan, memonitor informasi sebaran titik kebakaran, mengikuti arahan dan pedoman evakuasi dari otoritas setempat dan segera menghubungi hotline KJRI LA untuk situasi darurat," katanya.

Korban Tewas dan Mengungsi Bertambah

Sementara itu, kebakaran hebat yang dimulai sejak Selasa (7/1/2025) waktu setempat itu telah melalap lahan seluas 100 kilometer persegi atau 17 ribu hektare.

Informasi terbaru, kebakaran tersebut telah menewaskan 11 orang dan memaksa 200 ribu orang mengungsi.

Sementara, belasan ribu bangunan hangus terbakar. 

Baca juga: Korban Jiwa Kebakaran Los Angeles Bertambah Jadi 10 Orang, Hampir 10 Ribu Bangunan Rusak

Total kerugian atas kebakaran ini diperkirakan mencapai 150 miliar dolar AS atau Rp2.430 triliun.

Hingga Jumat (10/1/2025), waktu setempat, titik api baru masih bermunculan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved