Berita Kebumen

Fenomena Telaga Blembeng Kebumen Mengering dan Munculnya Sinkhole, Begini Penjelasan Peneliti BRIN

Peneliti BRIN menjelaskan fenomena munculnya sinkhole dan habisnya air Telaga Blembeng Kebumen. Berikut analisanya.

Editor: rika irawati
KOMPAS.COM/BAYUAPRILIANO
Lubang besar muncul di dasar Telaga Blembeng di Desa Watukelir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, bersamaan dengan habisnya air telaga, Senin (9/12/2024) malam. Lubang besar diduga sinkhole tersebut diduga menjadi pemicu habisnya air telaga. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Karangsambung, Dr Ir Chcusni Ansori, menjelaskan fenomena mengeringnya Telaga Blembeng di Desa Watukelir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, secara tiba-tiba.

Chusni mengatakan, hilangnya air di Telaga Blembeng disebabkan kemunculan sinkhole atau lubangg pembuangan di dasar telaga.

Dijelaskannya, sinkhole terjadi karena permukaan tanah yang rapuh runtuh akibat drainase eksternal. 

"Sinkhole yang terbentuk di dasar telaga ini menyebabkan air telaga mengalir ke sungai bawah tanah dan telaga menjadi kering."

"Mengalir ke sungai bawah tanah, larinya ke mana, ya harus ditelusuri," kata Chusni, Sabtu (14/12/2024).

Baca juga: Telaga Blembeng Kebumen Tiba-tiba Mengering dalam Semalam, Muncul Lubang Besar di Dasar Embung

Chusni menjelaskan bahwa telaga terbentuk dalam proses waktu yang lama. 

Pada kasus Telaga Blembeng, embung muncul karena bukit-bukit karst yang membentuk lekukan besar.

"Itu lokasi telaganya kan di Desa Watukelir. Kemudian, kalau kita lihat dari peta geologi yang ada, itu berada di kawasan karst Gombong Selatan yang ciri khasnya kita sebut sebagai Conical Hills," tambahnya. 

Sementara, di bagian tengah bukit-bukit karst tersebut, terdapat lekukan yang disebut Dolin. 

Dolin ini terisi tanah-tanah terrarosa atau tanah merah hasil pelapukan batuan gamping yang ada di sekitarnya sehingga menutup dasar telaga. 

"Nah, pada saat sudah tertutup maka air akan tertampung sehingga terbentuk telaga," sambungnya. 

Dalam perjalanan waktu, kata Chusni, terjadi erosi di dasar telaga sehingga terbentuk lubang besar atau sinkhole.

"Di bawah telaga itu kan ada saluran air atau sungai-sungai bawah tanah yang berkembang terus." 

"Bisa jadi, bagian-bagian bawah telaga ada yang mengalami erosi, kan bawahnya gamping itu yang mudah larut. Akhirnya, terbentuk lubang yang menyebabkan bocor," katanya.

Terdengar Suara Keras

Diberitakan sebelumnya, air Telaga Blembeng di Desa Watukelir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, habis dalam waktu semalam, Senin (9/12/2024).

Baca juga: Ada Jejak Gunung Api Purba di Balik Eksotisme Pantai Menganti Kebumen

Bersamaan dengan itu, muncul lubang besar di dasar telaga.

Sebelum kejadian, warga sempat mendengar suara keras dari arah telaga.

Warga khawatir, lubang di dasar telaga meluas hingga membahayakan mereka. (Kompas.com/Bayu Apriliano)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Peneliti BRIN Sebut Fenomena Hilangnya Air Telaga Blembeng Disebabkan "Sinkhole"".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved