Berita Jateng
Gelar Doa Mengenang Siswa SMK Semarang yang Tewas Ditembak Polisi, Teman Korban Minta Bukti Diungkap
Ratusan massa menggelar doa bersama dalam aksi solidaritas atas tewasnya GRO, siswa SMKN 4 Semarang, yang ditembak polisi.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
Pengacara publik dari LBH Semarang, Fajar Muhammad Andhika menjelaskan, lembaganya bersama tim advokasi lain sedang membentuk tim untuk membuka fakta-fakta baru dari kasus ini.
Menurutnya, kasus ini terdistraksi dengan informasi-informasi yang berkebalikan dengan fakta.
"Namun untuk mengusut tuntas kasus penembakan Gamma perlu dukungan dari semua pihak, dari pelajar, mahasiswa, dan kawan-kawan lain," terangnya.
Baca juga: Ekshumasi Rampung, Polda Jateng Janjikan Penanganan Kasus Polisi Tembak Siswa Semarang Transparan
Pihaknya juga menuntut kepada negara supaya memberikan perlindungan kepada korban dan keluarganya.
"Keluarga korban sementara ini belum mendapatkan hak-haknya secara hukum sehingga masih memerlukan perlindungan-perlindungan supaya tidak diintimidasi lagi," jelasnya.
Dari kasus ini, Dika sapaannya meminta polisi sadar diri.
Menurutnya, lembaga ini juga perlu dievaluasi.
"Lembaga kepolisian harus dievaluasi total supaya kejadian serupa tidak terulang," katanya. (*)
Muncul Gerakan Pro Sudewo Gelar Istigasah di Lapangan Kayen Pati |
![]() |
---|
Potret Seram Eks Penjara Perempuan Gerwani di Pedalaman Kendal |
![]() |
---|
Eks Kantor Perusahaan Besar Era Kolonial di Semarang Terbakar, Hangus Tapi Masih Kokoh |
![]() |
---|
Buruh Geruduk Kantor DPRD Karanganyar, Minta Bentuk Satgas PHK |
![]() |
---|
Petani di Pakalongan Sulap Sawah Jadi Sirkuit untuk Balap Traktor |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.