Berita Kebumen

10 Desa/Kelurahan di Kebumen Kebanjiran akibat Tanggul 2 Sungai Jebol, Lansia Dievakuasi

Puluhan rumah di 10 desa/kelurahan di Kebumen, kebanjiran akibat jebolnya tanggul Sungai Kemit dan Sungai Karanganyar.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Ilustrasi. Pengendara motor menerabas banjir di Jalan Layur Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Kamis (21/3/2024). Puluhan rumah di Kebumen, Jawa Tengah, dilanda banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Kemit dan Sungai Karanganyar, Sabtu (9/11/2024) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Puluhan rumah di 10 desa/kelurahan di Kebumen, Jawa Tengah, kebanjiran akibat jebolnya tanggul Sungai Kemit dan Sungai Karanganyar.

Banjir yang mencapai ketinggian 1 meter ini membuat sejumlah warga, terutama anak-anak dan lansia, diungsikan.

Peristiwa ini terjadi setelah sebagian wilayah Kebumen diguyur hujan deras, Sabtu (9/11/2024) petang hingga malam.

Dikutip dari Kompas.com, Minggu (10/11/2024), banjir melanda tiga desa di Kecamatan Adimulyo, yakni Desa Sidomukti, Desa Bonjok, dan Desa Arjosari.

Baca juga: BREAKING NEWS : Longsor Timbun Rumah di Pejagoan Kebumen, 2 Warga Hilang

Humas BPBD Kebumen Heri Purwanto mengatakan, di Desa Sidomukti, banjir merendam 25 rumah.

"Kenaikan debit Sungai Kemit menyebabkan tanggul sepanjang 50 meter di area tersebut bocor dan meluap hingga 20 meter ke pemukiman warga."

"Kondisi tanggul yang rendah tak mampu menahan derasnya aliran air, hingga akhirnya jebol,” jelas Heri, Minggu.

7 Desa/Kelurahan di Karanganyar

Sementara, banjir juga melanda tujuh desa dan kelurahan di Kecamatan Karanganyar, yakni Kelurahan Jatiluhur, Kelurahan Panjatan, Kelurahan Karanganyar, Kelurahan Plarangan, Desa Candi, Desa Karangkemiri, Desa Candi.

Di wilayah ini, banjir terparah terjadi di Kelurahan Jatiluhur, di mana setidaknya 33 Kepala Keluarga (KK) terdampak. 

Joko Prihyanto, Kepala Lingkungan (Kaling) RW 1 Kelurahan Jatiluhur, menjelaskan, banjir disebabkan tanggul jebol.

Tanggul tersebut juga pernah jebol pada 2020.

"Awalnya, terdapat kebocoran di tanggul yang pernah jebol sekitar pukul 21.30 WIB, tak lama kemudian tanggul sudah jebol," kata Joko. 

Baca juga: Longsor Melanda 7 Desa di Kebumen, 7 Orang Terluka dan 2 Orang Hilang Tertimbun

Menurut Joko, di RW 1, terdapat 29 KK yang terdampak banjir, sedangkan di RW 2 ada 4 KK. 

Ketinggian air mencapai setinggi pinggang orang dewasa. 

"Barusan saya ke lokasi, air sudah sampai paha bahkan sampai setinggi pinggang," ungkapnya. 

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved