Berita Jateng

Ketemu Konjen Australia, Pj Gubernur Nana Sudjana Berharap Investasi Langsung di Jateng

Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana meminta Australia berinvestasi langsung saat bertemu dengan Konsul Jenderal Australia HE Glen Askew, Selasa.

Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK PEMPROV JATENG
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana (kanan) bertemu Konsul Jenderal Australia HE Glen Askew di Semarang, Selasa (15/10/2024). Pertemuan itu untuk memperkuat sister province antara Jateng dengan Queensland, sekaligus dimanfaatkan Nana Sudjana untuk meminta Australia berinvestasi langsung di Jateng. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus berupaya menarik minat Australia berinvestasi.

Pertemuan dengan Konsul Jenderal Australia HE Glen Askew, Selasa (15/10/2024), dimanfaatkan Penjabat (Pj) Gubernur Jateng Nana Sudjana menodong investasi langsung.

Sebenarnya, pertemuan itu untuk memperkuat kerja sama sister province antara Jateng dan Queensland, Australia.

Kerjasama tersebut juga telah terselenggara puluhan tahun, sejak 1991 silam.

Meski begitu, Askew mengakui, hingga saat ini, belum ada investasi langsung dari perusahaan swasta Australia di Jateng.

"Meski demikian, hubungan antara pemerintah Australia dan Jakarta Center for Law Enforcement Cooperation (JCLEC) di Semarang harus tetap kuat," kata Askew dalam rilis yang diterima, Rabu (16/10/2024).

Baca juga: Gelar Patroli Siber di Medsos, Diskominfo dan Bawaslu Jateng Temukan 14 Dugaan Pelanggaran Pilkada

Sementara, Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana mengatakan, kerjasama dengan Australia wajib dikembangkan di bidang investasi.

Ia menuturkan, Jateng sudah menerima banyak investor lokal maupun asing namun belum ada dari Australia

"Kami berharap, investasi Australia bisa masuk ke Jateng," harapnya.

Nana mengatakan, Jateng memiliki sejumlah kawasan industri besar yang siap dikembangkan.

Kawasan industri yang dimaksud di antaranya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Aviarna Semarang, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal. 

"Hal ini menjadi peluang bagi Australia untuk ikut berinvestasi dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Jateng," kata dia.

Penanaman Modal Dalam Negeri dan Asing Tumbuh

Pemprov Jateng terus berupaya mendorong pertumbunan investasi.

Data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng, laju investasi Jawa Tengah menunjukkan tren positif.

Di mana, realisasi investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) naik di angka 15,98 persen. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved