Berita Cilacap

Pasar Kroya Cilacap Akhirnya Dibangun setelah Ludes Terbakar 3 Tahun Lalu, Menelan Dana Rp67 Miliar

Pasar Kroya Cilacap akhirnya dibangun setelah ludes terbakar pada akhir 2021. Pasar baru dibangun 3 lantai menelan dana Rp67 miliar.

Editor: rika irawati
Tribun Jateng/Istimewa
Pasar Kroya Cilacap terbakar, 23 Desember 2021. Rabu (25/9/2024), pembangunan Pasar Kroya Cilacap dimulai setelah mangkrak hampir tiga tahun. Pembangunan menelan anggaran Rp67 miliar dari pemerintah pusat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Hampir tiga tahun tanpa kejelasan, pembangunan Pasar Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, akhirnya dimulai.

Pasar yang dibongkar setelah terbakar akhir 2021 itu bakal dibangun menggunakan anggaran dari pemerintah pusat senilai Rp67 miliar.

Pembangunan Pasar Kroya ini ditandai dengan peletakan batu pertama, Rabu (25/9/2024).

Butuh Putusan Pengadilan

Penjabat (Pj) Bupati Cilacap Mohamad Arief Irwanto mengatakan, pembangunan Pasar Kroya terhambat karena harus melalui proses hukum.

Hal ini terjadi karena saat terbakar, pasar dikelola pihak ketiga lewat perjanjian.

Padahal, perjanjian Pemkab Cilacap dengan pihak ketiga itu baru berakhir pada 2032.

"Setelah melalui proses persidangan, akhirnya, pengadilan memutuskan bahwa pembangunan Pasar Kroya dilaksanakan pemkab," kata Arief dikutip dari keterangan tertulis, Rabu.

Baca juga: Gempa Megathrust Cilacap Diprediksi Bikin 20 Ribu Warga Eksodus, 8 Kecamatan di Banyumas Jadi Tujuan

Menurut Arief, kebakaran hampir tiga tahun lalu itu menghanguskan 80 persen bangunan pasar. 

Kejadian ini pun mengguncang perekonomian masyarakat.

Apalagi, Pasar Kroya merupakan pasar induk bagi warga Cilacap dan kabupaten tetangga. 

Pembangunan ini, kata Arief, akan dilaksanakan selama sembilan bulan dengan nilai kontrak sebesar Rp67 miliar yang berasal dari bantuan pemerintah pusat. 

Dibangun Tiga Lantai

Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Jawa tengah, Kusworo mengatakan, Pasar Kroya akan dibangun 3 lantai sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk pasar rakyat. 

Bangunan ini akan memiliki total 1.616 ruang dagang, terdiri dari 248 kios, 1.148 los, dan 220 ruang luar los. 

Baca juga: Pengasuh Ponpes di Cilacap Ditetapkan Tersangka Kasus Percabulan, Korban Bertambah Jadi 7 Pelapor

Sementara itu, anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti mengatakan, Pasar Kroya memiliki peran strategis sebagai pasar induk yang mendukung perekonomian di wilayah sekitar. 

"Pasar Induk Kroya ini sangat besar dan sebagai penyangga kabupaten lain. Saat kebakaran, kami sangat sedih, ada kurang lebih 300 kios yang terbakar."

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved