Rabu, 13 Mei 2026

Ribuan Penonton Tak Bertiket, Konser SID Ricuh di Pekalongan, Belasan Penonton Terluka

Konser grub band Superman Is Dead (SID) yang digelar di Taman Wisata Air Pantai Pasir Kencana Kota Pekalongan, pada Sabtu (14/9/2024) ricuh.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Indra Dwi Purmomo | Editor: Rustam Aji
tribun jateng/dro
RICUH - Konser grub band Superman Is Dead (SID) yang digelar di Taman Wisata Air Pantai Pasir Kencana Kota Pekalongan, pada Sabtu (14/9/2024) ricuh. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Gara-gara banyak penonton tidak punya tiket, konser grub band Superman Is Dead (SID) yang digelar di Taman Wisata Air Pantai Pasir Kencana Kota Pekalongan, pada Sabtu (14/9/2024) ricuh.

Ribuan penonton yang tidak mempunyai tiket, memaksa masuk lokasi konser  akibatnya terlibat aksi dorong dengan petugas keamanan.

Parahnya, saat terjadi kericuhan, terjadi lemparan batu, botol miras, batako dari luar tempat konser.

Hal ini membuat penonton yang ada di dalam taman wisata air pantai kencana berhamburan menyelamatkan diri.

Akibat kerusuhan itu, polisi sempat menghentikan konser grub band Superman Is Dead (SID).

Berdasarkan data yang diterima Tribunjateng.com, Minggu (15/9/2024), penonton yang berada di dalam tempat konser sekitar 5 ribu penonton.

Band tersebut baru menyanyikan tiga buah lagu, dari pihak kepolisian langsung memberhentikan konser tersebut, dan dari kejadian ini belasan penonton terluka.

Hal ini membuat kecewa para penonton yang sudah membayar tiket mahal.

Hal itu dikatakan Sanaz (24) penoton yang berhasil menyelamatkan diri, dari suasana kacau tersebut mengaku marah dan kecewa terhadap tindakan petugas keamanan yang menghentikan konser secara sepihak, padahal SID baru membawakan tiga lagu.

"Penonton itu pada kecewa mas, tiket kan mahal tapi acara dibubarkan tanpa persetujuan orang-orang," kata Sanaz.

Pihaknya menerangkan, tiket yang dijual panitia sebesar Rp 150 ribu terlampau mahal, sementara banyak penonton yang tidak bisa membeli, dan memaksa masuk lokasi.

Dari hal itu, suasana menjadi ricuh dan kacau sehingga konser akhirnya dibubarkan pada saat lagu ketiga dibawakan.

Dirinya menceritakan, akibat lemparan batu sejumlah penonton yang berada dalam arena konser berusaha keluar, namun malah menjadi korban dan terluka.

Bahkan ada yang harus dievakuasi  karena pingsan. Tidak hanya itu aksi brutal penonton tak bertiket juga memakan korban dari petugas keamanan.

"Pokoknya mencekam, penonton yang berada di luar mengamuk. Sesama penonton sendiri, juga saling baku hantam, sudah bayar mahal-mahal tapi malah dibubarkan," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved