Berita Kudus

Masih Kritis, Remaja di Kudus Dikeroyok dan Dibacok saat Tawuran Geng Tom vs Geng Gaza

Seorang remaja berinisial SAH (16) kritis setelah terlibat dalam tawuran dua gengster di Kudus. Dia dikeroyok sejumlah pelaku hingga kritis.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/REZANDA AKBAR
Kapolres Kudus AKBP Ronni Bonic menunjukkan barang bukti motor dan para tersangka tawuran dua geng, dalam konferensi pers di Mapolres Kudus, Selasa (27/8/2024). Tawuran itu mengakibatkan seorang remaja kritis. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Seorang remaja berinisial SAH (16) kritis setelah terlibat dalam tawuran dua gengster di Kudus.

Tawuran itu berlangsung Sabtu (17/8/2024) dini hari, sekitar pukul 02.17 WIB.

Kapolres Kudus AKBP Ronni Bonic mengatakan, SAH mengalami luka bacok di punggung tembus paru-paru, luka robek di bagian tangan kiri, dan luka lecet di bagian lutut kiri.

Hingga hari ini, Selasa (27/8/2024), remaja tersebut masih dirawat di rumah sakit.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan tujuh pelaku. Tiga di antaranya masih di bawah umur.

Para pelaku tersebut masing-masing berinisial MFM alias Alex, MRW, MRS alias Plonto, TH (20), RAS (20), MS alias Molotop (18), dan MZ (18).

Baca juga: Nenek di Mlati Lor Kudus Tewas Bersimbah Darah di Kamar Mandi, Suami Mengakui Pukul Pakai Kayu

Menurut Ronni, tawuran itu terjadi di Jalan Lingkar Selatan, Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.

Menurut keterangan para pelaku, tawuran itu berawal dari MS alias Molotop yang merupakan anggota Geng Gaza, membuat status di Instagram dengan logo Geng Tom dicoret.

"Admin Geng Tom membalas dan mengatakan Geng Gaza merupakan geng yang hanya mental sosmed."

"Karena tidak terima, Geng Gaza menantang sehingga mereka sepakat mengadakan tawuran di Payaman," jelasnya.

Lalu, salah satu anggota Geng Tom berinisial D (masih dalam penyelidik), mengumpulkan orang untuk melakukan tawuran di Desa Gulang. 

Sementara itu, Geng Gaza juga sama-sama mengumpulkan orang dan menuju lokasi tawuran. 

"Masing-masing geng tersebut sudah menyiapkan senjata tajam untuk persiapan tawuran. Saat itu, korban SAH diajak ikut menyelesaikan permasalahan, dimana korban tidak mengetahui jika akan terjadi tawuran."

"Kemudian, pada pukul 01.00 WIB, terjadilah antara Geng Tom dan Geng Gaza saling serang memakai senjata tajam," ungkapnya.

Pada saat korban turun dari motor, para pelaku langsung menghampiri menggunakan senjata tajam hingga korban melarikan diri. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved