Berita Demak

Tanggul Sungai Jratun Demak Masih Rembes, Warga Khawatir Banjir Bandang Kembali Terjadi saat Hujan

Hampir enam bulan sejak jebol, penambalan tanggul Sungai Jratun di Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, belum rampung.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RIFQI GOZALI
ILustrasi. Perbaikan tanggul Sungai Wulan yang jebol di Dukuh Norowito, Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, masih berlangsung, Jumat (22/3/2024). Selain Sungai Wulan, tanggul jebol juga terjadi di Sungai Jratun, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, yang hingga Minggu (4/8/2024) belum sepenuhnya berhasil ditambal. 

"Jalannya super licin, banyak orang yang jatuh," ujar dia, Minggu sore.

"Super mengganggu, depan warung langsung licin, pada jatuh pas mau jajan," sambung Farida.

Baca juga: Banjir Semarang dan Demak Akibatkan Kerugian Rp1,6 Miliar, Dampak di Wilayah Lain Masih Dihitung

Ia berharap, penanganan tanggul Sungai Jratun Demak cepat terselesaikan supaya tidak menggangu aktivitas warga.

Terlebih, saat banjir Demak lalu, ia mengalami kerugian hingga Rp20 juta.

"Kerugian hampir Rp20 jutaan aku, soalnya membuang bakso-bakso di freezer, terus ayam-ayam itu dibuang, satu bulan tidak jualan," katanya. (Kompas.com/Nur Zaidi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pascabanjir Demak, Tanggul Sungai Jratun Masih Bocor meski Ditambal Berulang ".

Baca juga: Eks Ketua DPRD Kabupaten Magelang Perkosa dan Lecehkan 4 Santriwati, Beraksi seusai Tadarus Alquran

Baca juga: Perajin Logam di Pasir Wetan Banyumas Banjir Order Jelang HUT RI, Permintaan Pin Garuda Melonjak

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved