Kamis, 23 April 2026

Berita Jateng

Gencarkan Gerakan Pangan Murah, Pemprov Jateng Terima Dua Penghargaan Bapanas Award

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maraih dua penghargaan dalam ajang Badan Pangan Nasional (Bapanas) Award 2024.

|
ist/dok pemprov jateng
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meraih dua penghargaan dalam ajang Badan Pangan Nasional (Bapanas) Award 2024. Penghargaan diterima Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana di The Sultan Hotel & Residence Jakarta pada Minggu, (28/7/2024) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maraih dua penghargaan dalam ajang Badan Pangan Nasional (Bapanas) Award 2024. Penghargaan diterima Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana di The Sultan Hotel & Residence Jakarta pada Minggu, (28/7/2024) malam.

Penghargaan pertama, Jateng dinobatkan sebagai Penyelenggara Gerakan Pangan Murah (GPM) Tingkat Provinsi Terbaik II.

Sedangkan penghargaan kedua, diberikan kepada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jateng untuk kategori Integrasi Data Pangan Inovatif pada aplikasi SISLOGDA (sislogda.jatengprov.go.id).

Baca juga: Megahnya Pasar Jongke Solo Diresmikan Presiden Jokowi, Pj Gubernur Jateng Minta Pedagang Merawatnya

pj gubernur jateng nana sudjana mendapat bapanas award 2024
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maraih dua penghargaan dalam ajang Badan Pangan Nasional (Bapanas) Award 2024. Penghargaan diterima Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana di The Sultan Hotel & Residence Jakarta pada Minggu, (28/7/2024) malam.

Dalam acara tersebut, Provinsi Jawa Tengah memperoleh juga 1 unit mobil yang akan digunakan untuk kegiatan stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Selain itu, Pemprov Jateng juga memperoleh bantuan sarana prasarana penguatan logistik pangan untuk menyimpan bahan pangan yang mudah rusak.

Nana menyatakan, penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi Pemprov Jateng dalam mengelola pangan di wilayahnya, khususnya pangan untuk masyarakat.

"Sebagai upaya mensejahterakan masyarakat, kami akan melayani dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat di Jateng," kata dia usai menerima penghargaan.

Baca juga: Tingkatkan Layanan, Pj Gubernur Jateng Resmikan Sistem Layanan Kanker Terintegrasi RSUD dr Adhyatma

Dibeberkan dia, program GPM dilakukan secara massif di 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah. Program tersebut diselenggarakan melalui sinergi dengan berbagai instansi.

Hingga Juli 2024 ini telah dilaksanakan sebanyak 808 Kali dengan omzet Rp39,7 miliar. Jumlah itu mengalami kenaikkan dibanding tahun 2023 lalu yang mencapai 553 kali dengan omzet Rp35,59 miliar.

"Kami akan terus mengelola supaya ketersediaan pangan di Jateng ini aman," kata dia.

Baca juga: Pemeriksaan Maraton KPK di Pemkot Semarang, Pj Gubernur Jateng: Pelayanan Publik Tak Terganggu

Pemprov Jateng telah melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan.

Selain GPM, upaya lain yang dilakukan adalah secara rutin melakukan pemantauan pasokan dan harga pangan baik di tingkat produsen, pedagang, maupun konsumen.

"Kami juga ada Satgas Pangan, ini yang selalu melakukan pengawasan terhadap naik turunnya harga pangan," kata Nana.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jateng, stok pangan di kabupaten/kota wilayahnya sebagian besar cukup dan surplus.

Baca juga: Warga di 4 Kabupaten di Jateng Terima Bantuan Pangan dari Bapanas

Bahkan, proyeksi ketersediaan beras tahun 2024 mencapai 6.185 220 ton, padahal kebutuhannya mencapai 4.060.888 ton.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved