Jumat, 17 April 2026

Berita Cilacap

Warga di 4 Kabupaten di Jateng Terima Bantuan Pangan dari Bapanas

Bantuan yang berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) itu tersebar di empat kabupaten dengan total 39 desa.

ist/dok pemprov jateng
Sekda Jateng, Sumarno menyerahkan bantuan pangan kepada warga di Pendopo Wijaya Kusuma Cakti, Cilacap, Rabu (12/6/2024). Sebanyak 18.567 keluarga di empat kabupaten di Provinsi Jawa Tengah menerima bantuan pangan dalam rangka intervensi pengendalian kerawanan pangan dan gizi. Bantuan yang berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) itu tersebar di empat kabupaten dengan total 39 desa. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Sebanyak 18.567 keluarga di empat kabupaten di Provinsi Jawa Tengah menerima bantuan pangan dalam rangka intervensi pengendalian kerawanan pangan dan gizi.

Bantuan yang berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) itu tersebar di empat kabupaten dengan total 39 desa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengatakan, bantuan tersebut sebagai upaya bersama untuk menuntaskan kemiskinan, kemiskinan ekstrem, dan stunting di wilayahnya.

Baca juga: Sekda Jateng Bilang Mewujudkan Generasi Emas 2045 Butuh Peran Keluarga

sekda jateng sumarno prosesi penyerahan bantuan pangan di cilacap
Sekda Jateng, Sumarno memberikan sambutan saat prosesi penyerahan bantuan pangan kepada warga di Pendopo Wijaya Kusuma Cakti, Cilacap, Rabu (12/6/2024). Sebanyak 18.567 keluarga di empat kabupaten di Provinsi Jawa Tengah menerima bantuan pangan dalam rangka intervensi pengendalian kerawanan pangan dan gizi. Bantuan yang berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) itu tersebar di empat kabupaten dengan total 39 desa.

"Pemprov Jateng tentu saja mengucapkan terima kasih kepada kepala Bapanas.

Ini merupakan bentuk kolaborasi dalam menangani problem kemiskinan ekstrem dan stunting di Jawa Tengah," kata Sumarno saat acara peluncuran bantuan pangan intervensi kerawanan pangan dan gizi di Pendopo Wijaya Kusuma Cakti, Kabupaten Cilacap, Rabu (12/6/2024).

Sacara rinci, bantuan itu meliputi 6.798 paket untuk warga Cilacap, 4.596 paket di Kabupaten Kebumen, 3.552 paket di Kabupaten Purworejo, dan 3.621 paket di Kabupaten Banjarnegara.

Isi paket bantuan tersebut berupa kornet sapi, sarden ikan, garam yodium, minyak goreng, bihun jagung, dan kacang hijau.

Baca juga: Wanti-wanti Sekda Jateng ke Petugas Haji Emberkasi Solo usai Dilantik

Adapun sasaran penerima bantuan adalah Keluarga Rawan Pangan (KRP) pada kelompok pengeluaran 10 persen terbawah (desil 1), yang merupakan sasaran dari upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

"Penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting tidak bisa berdiri sendiri, harus bekerja sama dengan berbagai pihak,” ujar Sumarno.

Sementara itu, Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi menjelaskan, di Indonesia masih terdapat sekitar 68 daerah rawan dan rentan pangan.

Daerah tersebut tersebar di wilayah terdepan, terluar, tertinggal, dan perbatasan (3T-P) serta beberapa wilayah kepulauan.

Selain itu, masih terdapat 8,53 persen masyarakat masih kurang gizi.

"Intervensi pengendalian kerawanan pangan ini dilakukan serentak di 8 provinsi, 20 kabupaten/kota, 233 desa," kata dia.

Dibeberkan Arief, pemerintah memiliki beberapa bantuan pangan.

Baca juga: Pj Sekda Cilacap Serahkan Bantuan Korban Bencana di Cimanggu dan Majenang

Di antaranya bantuan pangan bentuk beras kepada 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM), bantuan untuk stunting sebanyak 1,4 juta penerima bantuan intervensi pengendalian kerawanan pangan, dan bantuan cadangan pangan pemerintah (CPP).

"Data untuk bantuan intervensi ini dari data percepatan kemiskinan ekstrem.

Dulu ada 74 wilayah sekarang tinggal 68 wilayah," katanya. (*)

Baca juga: Pantai Lanchang Indah Cilacap Dihijaukan dengan Pohon Kelapa dan Cemara Laut

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved