Berita Jateng
Terkenal Pembangkang dan Ogah Bayar Pajak ke Belanda, Mbah Samin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Pembangkangannya terhadap kebijakan-kebijakan kolonial Belanda, salah satunya tidak mau membayar pajak.
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Tokoh Samin Surosentiko hingga saat ini belum dinobatkan sebagai pahlawan nasional.
Padahal, Samin Surosentiko disebut menjadi salah satu tokoh yang berjasa dalam mengusir penjajah Belanda.
Samin Surosentiko dikenal pemberontak di zaman kolonialisme.
Bukan dengan gencatan senjata, melainkan bentuk perlawanannya dengan cara membangkang.
Pembangkangannya terhadap kebijakan-kebijakan kolonial Belanda, salah satunya tidak mau membayar pajak.
Baca juga: Gerindra Blora: Kakak Wakapolri Jangan Jadi Bacawabup, Repot Saya!
Menanggapi kaitannya Samin Surosentiko yang belum bergelar pahlawan nasional itu, Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek bakal mengkajinya lebih lanjut.
Menurut Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Kemendikbudristek, Sjamsul Hadi, penobatan Samin Surosentiko sebagai pahlawan nasional perlu kajian yang mendalam.
"Nah ini kami sedang menjajaki dengan para peneliti, akademisi, untuk ke depannya, dan pengajuan atau yang mengusulkan itu sebaiknya dari komunitas, dan juga dari pemerintah daerah, untuk mendapatkan penghargaan (pahlawan nasional-red), bagi Mbah Samin Surosentiko," katanya, kepada Tribunjateng, saat ditemui usai sarasehan budaya, di Pendopo Kabupaten, Selasa (9/7/2024).
Lebih lanjut, Sjamsul menyatakan belum bisa memastikan layak dan tidaknya Samin Surosentiko dinobatkan sebagai pahlawan nasional.
"Saya kira kami belum bisa menjawab untuk layak atau tidaknya ya, karena perlu ada kajian-kajian untuk mendukung,"
"Pada intinya kami dari Direktorat Jenderal Kebudayaan, melalui Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, mendukung upaya-upaya, pengusulan maestro, atau budayawan, dan juga yang aktif dalam upaya-upaya percepatan untuk kemajuan kebudayaan," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman bakal mencoba mendiskusikan terkait usulan status Samin Surosentiko untuk ke depannya bisa dinobatkan sebagai pahlawan nasional.
Arief mengaku akan mencoba membahas dan mendiskusikan hal itu dengan berbagai pemerintah daerah yang di daerahnya ada masyarakat adat Samin Surosentiko.
Lebih lanjut, menurut Arief pengusulan penobatan Samin Surosentiko sebagai pahlawan nasional, masih perlu kajian mendalam.
"Ya kita kaji dulu, kan harus ada kajian akademik, dari sisi sejarah dan lain sebagainya," paparnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.