Berita Kudus

Sepekan Libur Jualan akibat Kebakaran, Pedagang Pasar Babe Kudus Minta Pemkab Sediakan Lapak Darurat

Pedagang Pasar Barito atau Pasar Babe Kudus meminta segera dibangun pasar darurat pasca-kebakaran sepekan lalu.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/REZANDA AKBAR
Pedagang mencari sisa barang yang bisa diloakkan di Pasar Barito atau Pasar Babe (barang bekas) Kudus, Senin (10/6/2024). Pedagang meminta kepastian dan pembangunan pasar darurat setelah sepekan pasar terbakar. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Sepekan pasca-kebakaran Pasar Barito atau Pasar Babe (barang bekas) Kudus, nasib pedagang masih terkatung-katung lantaran belum mendapat kepastian tempat berjualan.

Mereka berharap, Pemkab Kudus segera menyediakan pasar darurat agar pedagang bisa berjualan lagi sehingga mendapat penghasilan.

Setiap pagi, para pedagang yang biasanya membuka lapak dan melayani pembeli, kini hanya bisa menatap bekas lapak yang jadi hamparan kosong.

"Ini tidak bisa berjualan sama sekali. Kemarin, katanya, bagian barat itu bisa dipakai tapi ini juga masih belum diplester, belum diapa-apain," ujar Ali Muhdi, pedagang peralatan rumah tangga bekas dan alat pertukangan di Pasar Babe, Senin (10/6/2024).

Akibat kebakaran, Rabu (5/6/2024) pekan lalu, Ali merugi hingga Rp400 juta.

Baca juga: Asa Pedagang Barang Bekas Pasar Barito Kudus: Kais Sisa Kebakaran yang Bisa Dirongsokan untuk Modal

Dia berharap segera dibangun pasar darurat meski hanya berupa lapak di bagian barat pasar.

Namun, dia meminta, tempat yang disediakan nantinya diplester dan diberi atap.

"Kalau pakai uang pribadi, sekitar Rp5juta. Kalau difasilitasi Pemkab Kudus, uang itu bisa kami jadikan modal usah."

"Masih belum tahu kapan bisa jualan lagi. Saat ini masih memilih barang dagangan yang layak dan tidak layak dijual," tambahnya.

Baca juga: Santri Ponpes di Kudus Lapor Polisi, Tangan Melepuh Setelah Dihukum akibat Ketahuan Merokok

Ainun, pedagang sparepart motor bekas di pasar itu juga mengharapkan lapak darurat segera dibangun.

"Di Pasar Babe itu satu-satunya tempat saya jualan, kalau saya ada modal lebih, ya ngontrak. Tapi tidak ada, jadinya kami cuma bisa nunggu kepastian," kata Ainun. (*)

Baca juga: Segera ke Samsat! Ada Diskon Pajak Tahunan Kendaraan dan Bea Balik Nama Kendaraan Kedua di Jateng

Baca juga: 3 Warga Pati Jadi Tersangka Penganiayaan Berujung Tewasnya Bos Rental Mobil, 19 Orang Diperiksa

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved