Berita Jateng
Petani Terdampak Banjir Jateng Digelontor Bantuan Rp175 Miliar, Berupa Benih Padi dan Jagung
Petani terdampak banjir di Jawa Tengah digelontor bantuan Rp175 miliar dari Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.
Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Petani terdampak banjir di Jawa Tengah digelontor bantuan Rp175 miliar dari Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.
Bantuan ini diberikan saat Mentan Andi ditemani Sekda Provinsi Jateng Sumarno, meninjau sawah yang terendam banjir di Desa Bringin, Kecamatan Godong, Grobogan, Jumat (22/3/2024).
Sumarno mengatakan, bantuan bagi petani terdampak banjir Jateng ini akan disalurkan lewat Dinas Pertanian.
"Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, proses pembagian melibatkan Forkopimda," jelas Sumarno.
Bantuan yang disalurkan terdiri dari benih padi untuk lahan seluas 126,7 hektare senilai Rp43,1 miliar dan benih jagung untuk lahan seluas 146,5 hektare senilai Rp131,9 miliar.
Sebagai contoh, untuk petani terdampak banjir di Grobogan, bantuan yang diterima mencapai Rp42,22 miliar.
Baca juga: Cegah Harga Gabah Anjlok akibat Cuaca Ekstrem, Petani Kendal Ikat Tanaman Padi agar Tak Rebah
Seperti diketahui, banjir melanda sejumlah wilayah di Jateng, yakni di Grobogan, Demak, Kudus, Pati, Kendal, Kota Semarang, Pekalongan, dan Jepara.
Selain permukiman, banjir juga menggenangi lahan pertanian.
Mentan Andi Amran Sulaiman menyoroti pentingnya upaya pemerintah dalam meningkatkan produktivitas padi di Grobogan, yang merupakan salah satu lumbung padi nasional.
Baca juga: Modifikasi Cuaca Berhasil, Pj Gubernur Jateng Minta Tanggul Jebol Demak dan Grobogan segera Ditambal
Upaya ini akan didukung ketersediaan pompa untuk menyedot air, memungkinkan petani meningkatkan produktivitas sawah tadah hujan.
"Kami berharap, langkah tersebut tidak hanya mengatasi dampak akut banjir tetapi juga memberikan harapan baru bagi petani di Jateng untuk memulihkan lahan pertanian mereka dan meningkatkan hasil panen di masa depan," imbuhnya. (*)
Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Jumat 22 Maret 2024: Belum Bergeser, UBS Naik
Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Banjir Besar di Jateng, Walhi Keluarkan 2 Rekomendasi
| Bayar Pajak Kendaraan Bekas di Jateng Tak Perlu Bawa KTP Pemilik, Syarat Mau Balik Nama |
|
|---|
| Kronologi Damkar Semarang Dikerjain Pelapor Kebakaran, Sampai Lokasi Gak Ada Apa-apa |
|
|---|
| PSIS Bakal Mati-matian, Kendal Tornado FC Ngotot Jaga Peluang Promosi ke Liga 1 |
|
|---|
| Tanggapan KAI Soal Penumpang Manfaatkan Stopkontak Kereta Api untuk Masak Mie Instan |
|
|---|
| Taj Yasin Bidik Pameran PADI Masuk Kalender Wisata Jateng 2027 Usai Sedot 133 Ribu Pengunjung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/banjir-rendam-sawah-di-banjarsari-gabus-pati-senin-1832024-petani-gagal-panen.jpg)