Berita Cilacap

Pencarian Sepekan Nihil, Kapal Kilat Maju Jaya 7 dan 10 ABK Dinyatakan Hilang di Samudra Hindia

Basarnas Cilacap hentikan pencarian Kapal Kilat Maju Jaya 7 membawa 10 ABK yang hilang di Samudra Hindia, Kamis. Mereka pun dinyatakan hilang.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS BASARNAS CILACAP
Tim SAR melakukan penyisiran di pantai dalam operasi pencarian Kapal Kilat Maju Jaya 7 yang hilang bersama 10 ABK, Minggu (17/3/2024). Kapal tersebut diketahui hilang kontak di Samudera Hindia pada Rabu (13/3/2024), dalam perjalanan kembali ke Dermaga Cimiring, Cilacap. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Kapal Kilat Maju Jaya 7 beserta 10 anak buah kapal (ABK) asal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dinyatakan hilang setelah diterjang badai di perairan Cilacap pada Rabu (13/3/2024).

Pencairan kapal dan ABK ini dihentikan, Kamis (21/3/2024), setelah operasi pencarian yang dilakukan sepekan terakhir tak membuahkan hasil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap, Adah Sudarsa mengatakan, tim SAR gabungan telah berupaya maksimal melakukan pencarian.

"Tetapi, kapal dan 10 ABK masih belum ditemukan dan dinyatakan hilang. Maka, secara resmi, operasi SAR dinyatakan ditutup," kata Adah melalui keterangan tertulis, Kamis (21/3/2024).

Dengan penutupan ini, operasi pencarian akan dilanjutkan potensi SAR setempat.

"Pencarian pada hari ketujuh masih nihil dan kapal beserta 10 ABK dinyatakan hilang, dilanjutkan pemantauan oleh potensi SAR setempat," ujar Adah.

Baca juga: Pencarian 10 ABK Hilang di Perairan Cilacap Sampai ke Muara Bogowonto

Adah mengatakan, dalam pencarian kapal berisi 10 ABK itu, tim SAR menyisir dari perairan Cilacap sampai Purworejo.

Adah menejelaskan, SRU 1 telah melakukan penyisiran darat menggunakan motor trail sejauh 10 kilometer dari Pantai Teluk Penyu sampai Pantai Menganti.

Sedangkan SRU 2, melakukan penyisiran di tepian Pantai Lembuhpurwo sampai Pantai Jetis, sejauh 25 kilometer, menggunakan motor trail dan dibantu drone thermal untuk melihat dari ketinggian.

Adapun SRU 3, melakukan penyisiran darat dari USS Congot sampai dengan Pantai Glagah Indah sejauh 10 kilometer.

Diberitakan sebelumnya, kapal nelayan Kilat Maju Jaya 7 yang membawa 10 ABK dilaporkan hilang kontak di Samudra Hindia.

Baca juga: Tersangka Penggelapan Pajak Diserahkan ke Kejaksaan Cilacap, Begini Modusnya

Awalnya, empat kapal berjalan beriringan untuk kembali ke Dermaga Cimiring di Cilacap karena cuaca buruk.

Namun, di perjalanan, mereka menemui badai.

Tiga kapal lain memilih bersandar di Dermaga Pacitan, Jawa Timur, untuk menunggu badai reda.

Namun, Kapal Kiat Maju Jaya 7 yang turut dalam rombongan itu tidak diketahui keberadaannya. (Kompas.com/Fadlan Mukhtar Zain)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pencarian 10 ABK Hilang Kontak di Samudra Hindia Dihentikan".

Baca juga: Tanggul Jebol Sungai Wulan di Demak Sudah Tertutup, 17 Pompa Dikerahkan untuk Sedot Banjir

Baca juga: Prabowo Dikabarkan Bakal Sambangi Kantor DPP Partai Nasdem Siang Ini, Ajak Gabung Pemerintahan?

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved