Kamis, 23 April 2026

Berita Bisnis

Banjir di Jateng Bikin Pengusaha Truk Gagal Panen

Banjir di sejumlah daerah di Jawa Tengah membuat dunia bisnis terdampak. Pengusaha truk merugi pada momen yang seharusnya mereka panen jelang Lebaran.

TRIBUNBANYUMAS/Dok Ditlantas Polda Jateng
Truk angkutan barang menerjang banjir yang menggenangi Jalan Pantura di Kaligawe, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jumat (15/3/2024). Truk besar mulai melintasi jalur tersebut setelah ketinggian banjir berkurang dari hampir satu meter menjadi 60-70 sentimeter. Kondisi ini merugikan dunia usaha, terutama pengusaha truk. 

Ini kasihan sopir.

Sopir yang katakanlah biasanya bisa mengirim dua rit, ini hanya satu rit," ungkapnya.

Baca juga: Banjir Kudus Terkini, Semakin Meluas hingga 31 Desa, Ketinggian Air 70 Cm

Ditambah lagi, kata dia, kerugian materi juga tidak dapat dihindari.

Tambahan Biaya Operasional

Agus mengatakan kondisi banjir yang terjadi membuat pengusaha justru harus menambah biaya untuk operasional mencapai 5 persen.

"Kerugian kami dalam kondisi seperti ini adalah kondisi materi, dalam kalau ingin tetap bisa jalan otomatis harus cari jalur alternatif.

Jalur alternatif, otomatis menambah biaya untuk solar dan sopir.

Sekali jalan saja kami bisa menambah hampir Rp500.000, itu lumayan signifikan bagi kami.

Penambahan cost itu antara 5 persenan untuk dampak banjir ini," jelasnya.

Agus menyebutkan, dengan adanya penambahan ongkos ini pihaknya sendiri tidak bisa begitu saja menaikkan tarif ke konsumen.

Sebab kondisi banjir terjadi ini menurutnya merupakan bencana yang tidak terduga.

"Kami anggap sebagai force majeure dan pelaku usaha angkutan darat jarang yang serta merta menaikkan harga.

Kecuali nego, minta kepada customer untuk membantu subsidi biaya jalur alternatif.

Tapi rata-rata customer tidak ada yang mau tau," ujarnya.

Sementara itu, ia meminta agar pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap nasib para pengusaha angkutan barang.

Hal itu sebab menurutnya, sejauh ini tidak ada perhatian khusus dari pemerintah untuk para pengusaha angkutan barang via darat yang terimbas banjir.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved