Berita Semarang

Ketinggian Banjir Turun, Jalan Pantura Kaligawe Semarang Dibuka untuk Truk. Mobil Masih Dialihkan

Jalan Pantura Kaligawe, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, mulai dibuka untuk dilewati truk setelah ketinggian banjir berkurang, Jumat (15/3/2024).

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Ditlantas Polda Jateng
Banjir masih menggenangi Jalan Pantura di Kaligawe, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jumat (15/3/2024). Truk besar mulai melintasi jalur tersebut setelah ketinggian banjir berkurang dari hampir satu meter menjadi 60-70 sentimeter. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Jalan Pantura Kaligawe, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, mulai dibuka untuk dilewati truk setelah ketinggian banjir berkurang, Jumat (15/3/2024).

Seperti diketahui, banjir menggenangi jalan Kaligawe sejak Rabu (13/3/2024) dan melumpuhkan akses dari dan menuju Demak.

"Kami mulai merekayasa dengan memasukan beberapa kendaraan truk besar melintasi jalur Kaligawe dari arah Pelabuhan Tanjung Emas ke Demak."

"Ketinggian air yang sebelumnya mencapai 90 sentimeter, kini di ketinggian 60-70 sentimeter," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah Kombes Sonny Irawan, Jumat.

"Arah dari Demak ke Jakarta juga sudah kita lintasi," imbuhnya.

Baca juga: Penumpang Tujuan Semarang Telantar di Kudus, Bus dari Surabaya Tak Berani Terjang Banjir Kaligawe

Sonny berharap, curah hujan menurun sehingga banjir Semarang cepat surut.

Sebab, jalur alternatif Woltermonginsidi, Pedurungan, kini ikut tergenang banjir.

"Perlahan-lahan coba kita lintasi jalur perbatasan Demak ini tapi prioritas kendaraan besar terlebih dahulu," ucapnya.

Terkait penumpukan kendaraan di Jalur Arteri Yos Sudarso, Sonny menyebut, bakal direkayasa, baik diarahkan kembali menuju ke Krapyak atau langsung menuju ke arah Kaligawe.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Masih Menghantui, Pemprov Jateng Upayakan Rekayasa Cuaca Bareng BNPB dan BMKG

Sementara, Kapolsek Genuk Kompol Rismanto mengatakan, anggota masih melakukan rekayasa arus lalu lintas lantaran kondisi banjir masih tinggi.

"Kami lakukan penutupan di pertigaan Genuk, kendaraan (mobil) dari timur (Demak) masih kami alihkan ke Jalan Woltermonginsidi," ungkapnya. (*)

Baca juga: Banjir Rusak Sejumlah SD dan SMP di Kota Semarang, Pembelajaran Sementara Digelar Daring

Baca juga: Warga Kemuning Karanganyar Blokade Jalan, Protes Pembangunan di Kawasan Kebun Teh Masih Berlanjut

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved