Berita Semarang
Banjir Rusak Sejumlah SD dan SMP di Kota Semarang, Pembelajaran Sementara Digelar Daring
Sejumlah sekolah di Kota Semarang mengalami kerusakan akibat hujan deras dan banjir yang menerjang beberapa hari terakhir.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sejumlah sekolah di Kota Semarang mengalami kerusakan akibat hujan deras dan banjir yang menerjang beberapa hari terakhir.
Saat ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang masih menginventarisasi sejumlah kerusakan yang terjadi, baik di tingkat SD maupun SMP.
Kepala Disdik Kota Semarang Bambang Pramusinto mengatakan, ada 52 sekolah yang terdampak banjir di ibu kota Jawa Tengah.
Sekolah yang terdampak berada di Kecamatan Pedurungan, Genuk, Gayamsari, Semarang Timur, Semarang Utara, dan Semarang Barat.
"Yang terdampak, mayoritas SD karena memang jumlah SD lebih banyak," ucap Bambang, Jumat (15/4/2024).
Bambang menyebut, kerusakan terjadi di antaranya pada atap sekolah, mebelair, buku, hingga peralatan di laboratorium.
"Karena hujan berhari-hari, atap ada beberapa yang retak, melengkung, mau roboh, harus disangga sama kayu."
"Kami sedang data, terutama kerusakan fisik," papar Bambang.
Baca juga: Berbekal Bemper Belakang, Polisi Buru Truk yang Terlibat Kecelakaan Maut di Tol Semarang
Selain pendataan, pihaknya juga mengevaluasi rencana pembenahan fisik sekolah, misalnya perlunya peninggian bangunan sekolah dan pemenuhan beberapa peralatan sekolah seperti lemari.
Sementara ini, kegiatan belajar mengajar di sekolah terdampak banjir dilakukan secara daring.
"Nanti, kami akan lihat lagi. Beberapa sekolah yang terdampak agak parah sudah saya kunjungi, nanti bisa menyesuaikan lagi. Misal, Senin belum memungkinkan, mereka bisa melakukan pembelajaran secara daring," terangnya.
Baca juga: Pria Ini Tetap Santuy Jualan Gorengan di Tengah Banjir Kota Semarang, Alasannya Menyentuh
Bambang menyebut, banjir di beberapa sekolah, saat ini, masih cukup dalam, satu di antaranya di SMPN 4 Semarang.
Jika kondisi belum memungkinkan untuk pembelajaran offline, Senin (18/3/2024), pembelajaran daring akan dilanjutkan. (*)
| Kecelakaan Hiace Tabrak Truk Crane di Tol Ungaran Diduga Dipicu Sopir Mengantuk, Bawa Rombongan Guru |
|
|---|
| Toyota Hiace Tabrak Truk Crane di Tol Ungaran Semarang: 1 Orang Tewas, 6 Penumpang Terluka |
|
|---|
| Pria Bersimbah Darah Ditemukan di Jalan Petek Semarang, Diduga Korban Pengeroyokan dan Pembacokan |
|
|---|
| Pengeprasan Bukit untuk Rest Area di Tuntang Picu Banjir Lumpur, Pemprov Jateng Siap Tanggung Jawab |
|
|---|
| Modus Beli Plester, Dua Pemuda Sikat Gas di Warung Milik Ony, Wajah Pelaku Terekam CCTV |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Kepala-Disdik-Kota-Semarang-meninjau-sekolah-yang-terendam-banjir-Jumat-1532024.jpg)