Berita Semarang

Banjir Rusak Sejumlah SD dan SMP di Kota Semarang, Pembelajaran Sementara Digelar Daring

Sejumlah sekolah di Kota Semarang mengalami kerusakan akibat hujan deras dan banjir yang menerjang beberapa hari terakhir.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK Dok Disdik Kota Semarang
Kepala Disdik Kota Semarang meninjau sekolah yang terendam banjir, Jumat (15/3/2024). Data Disdik Kota Semarang, sejumlah SD dan SMP rusak akibat banjir beberapa hari terakhir. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sejumlah sekolah di Kota Semarang mengalami kerusakan akibat hujan deras dan banjir yang menerjang beberapa hari terakhir.

Saat ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang masih menginventarisasi sejumlah kerusakan yang terjadi, baik di tingkat SD maupun SMP.

Kepala Disdik Kota Semarang Bambang Pramusinto mengatakan, ada 52 sekolah yang terdampak banjir di ibu kota Jawa Tengah.

Sekolah yang terdampak berada di Kecamatan Pedurungan, Genuk, Gayamsari, Semarang Timur, Semarang Utara, dan Semarang Barat.

"Yang terdampak, mayoritas SD karena memang jumlah SD lebih banyak," ucap Bambang, Jumat (15/4/2024).

Bambang menyebut, kerusakan terjadi di antaranya pada atap sekolah, mebelair, buku, hingga peralatan di laboratorium.

"Karena hujan berhari-hari, atap ada beberapa yang retak, melengkung, mau roboh, harus disangga sama kayu."

"Kami sedang data, terutama kerusakan fisik," papar Bambang.

Baca juga: Berbekal Bemper Belakang, Polisi Buru Truk yang Terlibat Kecelakaan Maut di Tol Semarang

Selain pendataan, pihaknya juga mengevaluasi rencana pembenahan fisik sekolah, misalnya perlunya peninggian bangunan sekolah dan pemenuhan beberapa peralatan sekolah seperti lemari.

Sementara ini, kegiatan belajar mengajar di sekolah terdampak banjir dilakukan secara daring.

"Nanti, kami akan lihat lagi. Beberapa sekolah yang terdampak agak parah sudah saya kunjungi, nanti bisa menyesuaikan lagi. Misal, Senin belum memungkinkan, mereka bisa melakukan pembelajaran secara daring," terangnya.

Baca juga: Pria Ini Tetap Santuy Jualan Gorengan di Tengah Banjir Kota Semarang, Alasannya Menyentuh

Bambang menyebut, banjir di beberapa sekolah, saat ini, masih cukup dalam, satu di antaranya di SMPN 4 Semarang.

Jika kondisi belum memungkinkan untuk pembelajaran offline, Senin (18/3/2024), pembelajaran daring akan dilanjutkan. (*)

 

Sumber: Tribun Banyumas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved