Berita Daerah

Konsumsi Sapi Mati, 17 Warga Gunungkidul Tunjukkan Gejala Antraks

Sebanyak 17 warga Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta, bergejala antraks setelah mengonsumsi daging sapi diduga terkontaminasi antraks.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Rezanda Akbar D
Ilustrasi. Petugas mengecek kesehatan ternak sapi. 17 warga Gunungkidul menunjukkan gejala antraks setelah mengonsumsi daging sapi mati yang positif antraks. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, YOGYAKARTA - Sebanyak 17 warga Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta, bergejala antraks setelah mengonsumsi daging sapi diduga terkontaminasi antraks.

Selain mereka, daging sapi diduga terinfeksi antraks ini juga dikonsumsi 36 warga lain.

"Ada 53 sampel yang diperiksa karena mengkonsumsi, dari 17 yang bergejala dan ada dua orang yang dirawat," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty, dikutip dari Kompas.com, Senin (11/3/2024).

Dewi mengatakan, sampel 17 orang yang bergejala dikirim ke laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta.

Hanya saja, hasil dari tes laboratorium ini belum keluar.

"Sudah diambil, tinggal nunggu hasilnya," kata dia.

Baca juga: Spora Antraks Bisa Bertahan Selama 75 Tahun, Begini Cara Menghindari Penularannya

Sementara, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan (DPKH) Gunungkidul, Wibawanti Wulandari mengatakan, pihaknya sudah mengambil sampel darah sapi yang mati kemudian dikonsumsi warga itu.

Berdasarkan laporan dari BBvet Wates, sapi itu positif antraks.

"Hasilnya keluar kemarin, sapi itu positif antraks," kata Wibawanti.

Dikatakannya, pihaknya sudah memberikan antibiotik dan vitamin kepada 89 sapi dan 175 kambing di Padukuhan Kayoman, wilayah kasus itu terjadi.

Baca juga: 3 Warga Gunungkidul DIY Meninggal Diduga karena Antraks, Berawal dari Makan Daging Sapi Mati

Harapannya, tidak terjadi penularan lagi.

"Untuk wilayah Kayoman, sementara tidak boleh masuk ataupun keluar hewan ternak," kata dia.

Perlu diketahui, Dinas Kesehatan Gunungkidul menerima informasi melalui Dinas kesehatan Sleman jika ada salah satu warga Gedangsari yang dirawat di RSUD Prambanan Kamis (7/3/2024) siang.

Pihaknya lalu berkoordinasi dengan DPKH Gunungkidul. (Kompas.com/Markus Yuwono)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "17 Warga Gunungkidul Bergejala Antraks, 2 di Antaranya Dirawat".

Baca juga: Pencuri Hiasan Kubah Masjid Bersalut Emas 2,6 Kg Ditangkap, Ingin Jual Kepingan untuk Bayar Utang

Baca juga: Bedug Menara Kudus Ditabuh, Tanda Awal Ramadan Sudah Tiba

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved