Berita Jateng
Menurunkan Harga Beras, Pemprov Jateng Gelar Gerakan Pangan Murah 100 Kali hingga Idulfitri
Gerakan pangan murah yang digelar Pemprov Jateng digelar hingga 100 kali sampai lebaran atau Idulfitri mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Dyah Lukisari menambahkan, pemilihan Kabupaten Magelang sebagai lokasi Gerakan Pasar Murah (GPM) dikarenakan daerah itu pernah masuk dalam kategori indeks perkembangan harga (IPH) tinggi.
Baca juga: Harga Beras Melambung di Pasaran, Bupati Wonosobo Salurkan Bantuan Pangan
"Selain itu menjadi salah satu daerah dari 17 kabupaten dengan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah," katanya.
Seorang warga Mungkid, Ani menuturkan, gerakan pasar murah itu sangat membantu sekali untuk kalangan menengah ke bawah.
"Sekarang harga beras minimal Rp15 ribu bahkan bisa lebih.
Adanya pasar murah begini dengan harga Rp10.900 perkilogram sangat menghemat sekali untuk belanja," kata dia.
Ia berharap, pemerintah bisa menurunkan dan menstabilkan harga bahan pokok. (*)
Baca juga: Jateng Mulai Panen Raya, Harga Beras Bakal Turun?
| Lahan 77 Hektar Lahan Hutan Akan Dibangun Yonif TP di Blora, Petani Potensi Tergusur |
|
|---|
| Mensos Minta Kiai Cabul Lecehkan Santriwati di Pati Dihukum Seumur Hidup |
|
|---|
| Nenek di Mangkang Semarang Hilang Usai Tanggul Dekat Rumahnya Jebol |
|
|---|
| Saat Rupiah Melemah, Harga Uang Kuno di Semarang Melonjak sampai Rp 800 Ribu per Keping |
|
|---|
| Ogah Kalah dari Borneo FC dan Persib, Persijap Penentu Jawara Super League |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pj-gubernur-jateng-nana-sudjana-panen-padi-di-purworejo.jpg)