Selasa, 19 Mei 2026

Berita Jateng

Menurunkan Harga Beras, Pemprov Jateng Gelar Gerakan Pangan Murah 100 Kali hingga Idulfitri

Gerakan pangan murah yang digelar Pemprov Jateng digelar hingga 100 kali sampai lebaran atau Idulfitri mendatang.

Tayang:
ist/dok pemprov jateng
Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengikuti panen padi bersama petani di Desa Tunjungan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Senin (26/2/2024). Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar gerakan pangan murah (GPM). Gerakan pangan murah tersebut bakal digelar sebanyak 100 kali hingga Idulfitri mendatang. Program itu digencarkan guna menstabilkan inflasi dan menurunkan harga beras di pasaran. 

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Dyah Lukisari menambahkan, pemilihan Kabupaten Magelang sebagai lokasi Gerakan Pasar Murah (GPM) dikarenakan daerah itu pernah masuk dalam kategori indeks perkembangan harga (IPH) tinggi.

Baca juga: Harga Beras Melambung di Pasaran, Bupati Wonosobo Salurkan Bantuan Pangan

"Selain itu menjadi salah satu daerah dari 17 kabupaten dengan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah," katanya.

Seorang warga Mungkid, Ani menuturkan, gerakan pasar murah itu sangat membantu sekali untuk kalangan menengah ke bawah.

"Sekarang harga beras minimal Rp15 ribu bahkan bisa lebih.

Adanya pasar murah begini dengan harga Rp10.900 perkilogram sangat menghemat sekali untuk belanja," kata dia.

Ia berharap, pemerintah bisa menurunkan dan menstabilkan harga bahan pokok. (*)

Baca juga: Jateng Mulai Panen Raya, Harga Beras Bakal Turun?

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved