Berita Jateng
Jateng Mulai Panen Raya, Harga Beras Bakal Turun?
Panen raya di Jateng diharapkan dapat menambah stok beras yang berimbas pada harga. Harga beras yang mengalami kenaikan diharapkan turun.
Penulis: budi susanto | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOREJO - Provinsi Jawa Tengah (Jateng) bakal panen raya padi dalam waktu dekat ini.
Penjabat atau Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana berharap, dimulainya musim panen padi di provinsi ini diharapkan dapat menambah stok beras.
Dengan begitu, harga beras yang saat ini mengalami kenaikkan dapat berangsur-angsur turun.
Baca juga: Beras Mahal, Hasil Panen Tanah Bengkok Desa di Wonosobo Ini Dibagikan ke Warga Miskin
"Di antara Februari sampai Maret akan dilaksanakan panen raya," kata Nana Sudjana mengikuti panen padi bersama petani di Desa Tunjungan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Senin (26/2/2024).
Dibeberkan Nana, harga beras medium di pasaran saat ini berkisar antara Rp16 ribu sampai Rp17 ribu per kilogram, sedangkan harga beras premium sekitar Rp19 ribu per kilogram.
Nana menambahkan, tahun 2024 ini, capaian kinerja produksi padi Jateng ditargetkan 11,168 juta ton gabah kering giling (GKG).
Target ini lebih tinggi dari realisasi tahun lalu, yang hanya sekitar 9,5 juta ton gabah kering giling.
Baca juga: 150 Hektare Lahan Pertanian Bawang di Brebes Terendam Banjir, Petani Terpaksa Panen Dini
"Jawa Tengah ini lumbung padi.
Kita harapkan untuk Jawa Tengah tahun 2024 ini dengan kondisi beras yang ada, dengan hasil panen yang ada, akan aman.
Ini saya yakin dengan mulainya panen akan menurunkan harga beras dan akan mampu menstabilkan kembali inflasi di Jawa Tengah dan Indonesia.
Karena saya yakin provinsi lain pun akan melaksanakan panen raya," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Ia mengimbau kepada seluruh pemerintah desa dan kabupaten/kota untuk menghidupkan lagi lumbung padi atau beras.
Hal itu dinilai sangat efektif untuk menjaga stok beras dan kebutuhan masyarakat pada waktu mendesak.
Panen Raya di Purworejo
Panen bersama di Purworejo tersebut mengawali panen raya di wilayah Provinsi Jawa Tengah hingga bulan April 2024 mendatang.
Nana menjelaskan, lahan padi di Desa Tunjungan seluas 80 hektare.
| Cara Petani Semarang Kurangi Efek Cuaca Panas Ekstrem terhadap Sayuran, Pasang Blower |
|
|---|
| Zulhas Ingatkan SPPG Jangan Hanya Kejar Profit, Ungkap Selisih Rp 1000 Sudah Untung |
|
|---|
| Abdul Hakim Ingin PKB Blora Dipimpin Anak Muda |
|
|---|
| Pemain PSIS Otavio Dutra dan Rafinha Absen, Persipura Merasa tak Diuntungkan |
|
|---|
| Transfer Daerah 2026 Anjlok, Bank Jateng Siapkan Rp 1 Triliun Selamatkan Proyek Infrastruktur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pj-gubernur-jateng-nana-panen-padi-bersama-di-purworejo.jpg)