Jumat, 5 Juni 2026

Berita Pekalongan

PP Muhammadiyah Gelar Munas Tarjih di Pekalongan, Ini Tiga Agenda Besar yang Jadi Pembahasan

Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar musyawarah nasional (Munas) Tarjih ke 32 di Pekalongan, Sabtu (24/2/2024).

Tayang:
Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO
Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir memberi keterangan kepada wartawan terkait pelaksanaan musyawarah nasional (munas) Tarjih ke-32 di Pekalongan, Sabtu (24/2/2024). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar musyawarah nasional (Munas) Tarjih ke 32 di Pekalongan, Sabtu (24/2/2024).

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir, di aula Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP)

Haedar mengatakan, dalam munas ini akan dibahas tiga agenda besar, yakni kalender hijriah global tunggal, fikih wakaf kontemporer, dan pengembangan manhaj Tarjih Muhammadiyah dalam beberapa pemikiran.

"Pertama, saya sampaikan, munas tarjih itu majelis yang khusus membahas masalah-masalah keagamaan dalam berbagai aspek."

"Yang sekarang mau dibahas tentang kalender global hijriyah, perwakafan dan pengembangan manhanj tarjih dalam beberapa pemikiran," jelas Haedar Nashir.

Baca juga: Keluarkan 6 Pernyataan Sikap, PP Muhammadiyah Minta Jokowi Cabut Pernyataan Presiden Boleh Kampanye

Baca juga: Efek Beras Mahal, Warga yang Antre Gerakan Pangan Murah di Pekalongan Sempat Ricuh

Selain itu, kegiatan yang digelar di UMPP Pekajangan dan Hotel Howard Jonson ini juga menekankan komitmen menuju Indonesia yang bersatu dan maju meski berada dalam keragaman, seperti adanya perbedaan pilihan politik.

Haedar menambahkan, Muhammadiyah juga terus menggelorakan pandangan Islam kemajuan yang bercorak moderat dalam kepentingan kehidupan bangsa yang membawa persatuan damai di tengah dinamika dan keragaman.

"Ide kemajuan harus menjadi komitmen kita. Daya saing kita masih dibawah, daya alam yang belum sepenuhnya dikelola kekuatan dalam negeri. Maka, pilihan maju dan berkemajuan harus jadi komitmen Indonesia yang bersatu dan maju," ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UMPP Doktor Nur Izzah menambahkan, Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, juga pernah menjadi tuan rumah pelaksanaan Munas Tarjiha, yakni pada tahun 1960.

"Kehadiran Muhammadiyah di Pekalongan telah melampaui satu abad. Saat ini, Muhammadiyah di Pekalongan menjadi salah satu cabang Muhammadiyah yang paling maju di Indonesia," katanya. (Indra Dwi Purnomo)

Baca juga: Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Hari Ini, Minggu 25 Februari 2024: Kompak Naik

Baca juga: PENYEBAB Kebakaran Rumah Mewah 2 Lantai di Gumilir Cilacap

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved