Pilpres 2024

Komentar Gus Mus soal Suara Warga NU yang Pecah di Pilpres 2024

Suara kalangan Nahdiliyin terpecah pada Pilpres 2024 kali ini. Seperti apa tanggapan KH Mustofa Bisri atau Gus Mus?

Mazka Hauzan Naufal/TribunBanyumas.com
KH Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2024 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 001 Kelurahan Leteh, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Rabu (14/2/2024) pagi. 

Setelah itu biasa, mau apa lagi.

Rakyat sudah berkali-kali menghadapi pemilu.

Setelah ini seperti biasanya.

Yang tani tetap tani, pegawai tetap pegawai, pedagang tetap berdagang, wartawan tetap wartawan, mau apa lagi?" ungkap Gus Mus retoris.

Untuk diketahui, pukul 09.49 WIB Gus Mus berjalan kaki ke TPS dari Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin yang dia asuh.

Jarak pondok pesantren ke TPS hanya kurang dari 100 meter.

Baca juga: Pesan Gus Mus Hadapi Pemilu 2024: Jangan Mudah Terprovokasi dan Harus Berkepala Dingin

Didampingi keluarga, Gus Mus mengenakan sarung hitam serta baju koko dan kopiah putih.

Sahabat karib mendiang Gus Dur ini duduk mengantre sekira 10 menit sebelum mendapat giliran untuk mencoblos.

Gus Mus hanya membutuhkan waktu sekira empat menit untuk mencoblos lima jenis surat suara.

Doa Gus Mus

Ditanya harapannya terkait Pemilu, Gus Mus mendoakan agar semua baik-baik saja.

"Pemilu kan sudah rutin tiap lima tahun sekali.

Selesai Pemilu ya sudah, balik lagi ke kehidupan biasa.

Tinggal tunggu hasilnya.

Kita kan sudah lama berdemokrasi," ungkap dia.

Gus Mus berharap, lewat Pemilu ini terpilih pemimpin yang mengerti rakyatnya, jujur, amanah, dan bertanggung jawab.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved