Berita Kendal

Kasus TBC di Kendal Meningkat, Warga Diminta Pakai Masker untuk Cegah Penularan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal mencatat kenaikan kasus TBC di wilayah tersebut.

Penulis: hermawan Endra | Editor: rika irawati
UNSPLASH/KOBBY MENDEZ
Ilustrasi pakai masker. Dinkes Kendal mencatat kenaikan kasus TBC di wilayah tersebut. Penderita TBC diminta pakai masker untuk mencegah penularan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal mencatat kenaikan kasus TBC di wilayah tersebut.

Warga pun bisa memakai masker untuk pencegahan penularan.

Data dari Dinkes Kendal, jumlah penderita TBC Kendal pada tahun 2023 sebanyak 2.548 orang.

Angka ini meningkat dari 1.991 kasus pada 2022.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Kendal, Bambang Setiawan mengatakan, penyakit TBC gampang menular melalui droplet atau ludah dari penderita TBC.

Oleh karena itu, dia mengimbau penderita TBC menjaga diri agar tidak batuk di hadapan orang.

"Penderita TBC sebaiknya memakai masker ketika berkumpul dengan orang," katanya.

Baca juga: 2,16 Ton Beras Bantuan Pemerintah untuk Warga di Kendal Ludes Terbakar, Api Melalap Aula Balai Desa

Dijelaskannya, tanda-tanda orang terkena TBC di antaranya mengalami batuk lebih dari dua pekan dan berat badan turun.

Tanda lain bagi orang dewasa, biasanya berkeringat pada malam hari.

"Jika mengalami gejala batuk lebih dari sepekan, sebaiknya segera periksa ke dokter atau puskesmas," ujarnya.

Bambang mengatakan, penyakit TBC sebenarnya bisa disembuhkan dengan minum obat selama enam bulan tanpa putus.

Jika putus, justru bakteri penyebab TBC semakin kebal.

"Kalau bakterinya lebih kebal maka harus mengulangi lagi minum obat dari awal dengan obat yang dosisnya lebih tinggi," katanya.

Baca juga: Miris, Guru SD di Boja Kendal Cabuli Muridnya di Perpustakaan dan Ruang Kelas

Dia menambahkan, bagi penderita TBC yang ingin sembuh harus mengikuti anjuran dokter dalam minum obat.

Untuk menghindari penularan TBC, harus menghindari kontak langsung dengan penderita dan menjalani pola hidup sehat.

"Agar terhindar dari penyakit TBC, ya harus menerapkan pola hidup sehat," ujarnya. (*)

Baca juga: Gratis! Anak Difabel di Batang Bisa Manfaatkan Unit Layanan Terapi Khusus, Ini Fasilitasnya

Baca juga: Cerita Bapak dan Anak Wisuda Bareng di UIN Walisongo Semarang: Kerjakan Bersama Hingga Tengah Malam

Sumber: Tribun Banyumas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved