Pemilu 2024

Giliran Forum Rektor Indonesia Bersuara, Ajak Semua Komponen Bangsa Ciptakan Pemilu Aman dan Damai

Akademisi kembali buka suara soal Pemilu 2024. Kali ini, giliran Forum Rektor Indonesia (FRI) menggelar deklarasi Pemilu Aman dan Damai.

Editor: rika irawati
freepik
Ilustrasi kotak suara Pemilu 2024. Sabtu (3/2/2024), Forum Rektor Indonesia (FRI) mengajak segenap komponen bangsa untuk menyukseskan Pemilu 2024 yang aman dan damai. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, MAKASSAR - Akademisi kembali buka suara soal Pemilu 2024. Kali ini, giliran Forum Rektor Indonesia (FRI) menggelar deklarasi Pemilu Aman dan Damai.

FRI menegaskan, kampus bukanlah tempat memecah belah tetapi turut memberikan edukasi kepada komponen bangsa demi terciptanya Pemilu yang jujur, adil, aman, dan damai.

Deklarasi digelar di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (3/2/2024) malam.

Deklarasi ini diikuti 12 pengurus FRI dan dipimpin Ketua FRI Nurhasan di Hotel Unhas, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Baca juga: Begini Respon Presiden Jokowi setelah Dikritik Akademisi UGM dan UII Yogyakarta

Nurhasan mengajak seluruh kampus di Indonesia untuk bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif menjelang Pemilu pada 14 Februari 2024.

"Kampus bukan tempat memecah belah, sebaiknya, kampus menjadi penjaga kekondusifan dan turut memberikan edukasi kepada komponen bangsa," tuturnya, Sabtu.

Rektor Univerisitas Negeri Surabaya (Unesa) ini juga menyebut, ada 4.000 rektor dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam FRI, terdiri dari kampus swasta dan negeri, yang mendeklarasikan Pemilu damai.

Sementara, Rektor Unhas Jamaluddin Jompa, selaku tuan rumah kegiatan mengatakan, deklarasi ini untuk menyikapi pesta demokrasi yang akan berlangsung 10 hari lagi.

Dia berharap, Pemilu 2024 berjalan aman dan damai.

Baca juga: Akademisi UGM Keluarkan Petisi Bulaksumur, Prihatin Pelanggaran Demokrasi Marak Jelang Pemilu 2024

Jamaluddin juga menegaskan, deklarasi damai yang digelar ini telah diketahui pengurus dan anggota FRI.

"Ini adalah suatu bagian dari sikap dari para pengurus Forum Rektor Indonesia untuk menghadapi Pemilu yang kita harapkan berjalan baik, berjalan aman, damai, penuh kekeluargaan, dan penuh kegembiraan," kata Jamaluddin saat membacakan teks deklarasi damai.

Berikut adalah poin-poin pernyataan sikap dalam deklarasi yang digelar Forum Rektor Indonesia:

  1. Mengajak segenap komponen bangsa untuk menyukseskan Pemilu 2024 yang aman dan damai.
  2. Menolak segala bentuk upaya provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan serta tindakan yang mencederai pesta demokrasi.
  3. Bersama-sama menangkal berita hoaks dan ujaran kebencian yang dapat mengganggu jalannya Pemilu 2024.
  4. Warga negara yang mempunyai hak pilih, agar menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani dan tidak golput. Kita harus menghargai perbedaan pilihan setiap orang.
  5. Kampus bukan tempat memecah belah. Sebaliknya, kampus menjaga kekondusifan dan turut memberikan edukasi kepada komponen bangsa demi terciptanya Pemilu yang jujur, adil, aman, dan damai. (Kompas.com/Darsil Yahya M)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jelang Pemilu, Forum Rektor Indonesia: Kampus Bukan Tempat Memecah Belah".

Baca juga: Namanya Muncul Gantikan Shin Tae-yong Tangani Timnas Indonesia, Begini Kata Pelatih Bali United

Baca juga: Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Hari Ini, Minggu 4 Februari 2024: Anjlok

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved