Berita Cilacap
Sebenarnya Tujuannya Apa, Remaja di Cilacap Pasang Cincin di Kelamin Akhirnya Tak Bisa Dilepas
Beruntungnya insiden cincin nyangkut di alat kelamin ini dapat ditangani oleh petugas dari Pos Damkar Kroya.
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Insiden cincin nyakut di alat kelamin lagi-lagi terjadi di Cilacap.
Kali ini menimpa seorang remaja yang duduk di bangku SMP.
Dia adalah AHZ (14) remaja asal Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap.
Beruntungnya insiden cincin nyangkut di alat kelamin ini dapat ditangani oleh petugas dari Pos Damkar Kroya.
Kholif Hujaji petugas Pos Damkar Kroya saat dihubungi menyebutkan bahwa aksi pelepasan cincin yang tersangkut di alat kelamin remaja tersebut terjadi pada Sabtu (6/1) petang pukul 18.00 WIB.
Baca juga: Exit Tol Semarang-Batang di Ngaliyan Segera Terealisasi, Pembebasan Lahan Ditanggung Negara
Cincin tersebut diketahui tersangkut di alat kelamin AHZ sejak sehari sebelumnya atau sejak Jumat.
Korban terpaksa meminta bantuan petugas Pos Damkar Kroya usai cincin yang dipasangnya tak bisa dilepas.
"Sebelumnya sudah dilakukan usaha melepas dengan cara pakai sabun namun gagal," katanya kepada Tribunbanyumas.com
Kholif melanjutkan, karena bingung bagaimana melepaskannya, akhirnya keluarga korban menghubungi Pos Damkar Kroya.
Saat itu juga remaja tersebut dan keluarganya mendatangi Pos Damkar Kroya untuk pelepasan cincin.
Total ada tujuh orang petugas yang dikerahkan dalam upaya pelepasan cincin di alat kelamin tersebut.
Dalam pelepasan itu kata Kholif, dia dan keenam temannya membutuhkan waktu sekira 30 menit.
Timnya membutuhkan waktu lebih lama pasalnya pelepasan cincin di alat kelamin merupakan pertama kali bagi timnya.
Sehingga membutuhkan konsentrasi penuh dan juga kehati-hatian.
"Alhamdulillah tidak ada kendala, hanya saja karena di alat vital jadi harus penuh kehati-hatian sehingga durasi pelepasan agak lama," ungkap Kholif.
Baca juga: Sulitnya Cari Pengawas TPS di Batang Sesuai Kriteria, Banyak Tak Tamat SMA
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.