Berita Nasional

Pengungsi Rohingya Ditolak Warga Aceh, Pemerintah Janji Pulangkan ke Myanmar Lewat UNHCR

Pemerintah Indonesia berjanji memulangkan pengungsi Rohingya setelah adanya penolakan dari warga Aceh.

Editor: rika irawati
TRIBUNNEWS/AFP/AMANDA JUFRIAN
Pengungsi Rohingya kembali ke perahu setelah masyarakat mengizinkan mereka mendarat sementara untuk mendapatkan air dan makanan di Ulee Madon, Provinsi Aceh, Indonesia, pada 16 November 2023. Warga Aceh menolak kedatangan pengungsi Rohingya yang terus berdatangan ke Aceh. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BEKASI - Pemerintah Indonesia berjanji memulangkan pengungsi Rohingya setelah adanya penolakan dari warga Aceh.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, pemulangan para pengungsi Rohingya ke negara asal mereka, Myanmar, akan dilakukan bersama PBB.

"Akan kami rapatkan bagaimana caranya mengembalikan ke negaranya melalui PBB, karena ada perwakilannya, nanti saya akan pimpin rapatnya," ujar Mahfud MD saat berkunjung ke MTS Annida Al Islamy Bekasi dalam acara Dialog Kebangsaan, Senin (4/11/2023) malam.

Baca juga: Cerita Gadis Korban Perdagangan Orang, Diperkerjakan di Daerah Konflik Myanmar hingga Sulit Keluar

Mahfud mengatakan, permasalahan pengungsi Rohingya yang datang ke Indonesia menggunakan kapal kayu itu diurus oleh United Nations High Commisioner for Refugees (UNHCR).

"Problem negara kita itu, banyak pengungsi-pengungsi dari Rohingya, diurus oleh UNHCR, itu komisi PBB untuk penanganan pengungsi," imbuh dia.

Mahfud melanjutkan, Indonesia sebenarnya tidak ikut menandatangani konferensi PBB tentang para pengungsi.

Meski awalnya menolong namun karena semakin banyaknya pengungsi Rohingya yang datang membuat masyarakat kewalahan dan akhirnya menolak.

"Tapi turun tangan (menolong) terus-terusan, kewalahan, orang Aceh sudah menolak," kata dia.

Mahfud mengakui, para pengungsi Rohingya terus berdatangan ke Aceh.

Sementara, negara lain sudah menutup akses untuk pengungsi Rohingya.

"Jumlahnya sekarang sudah 1.147 dan itu terus bertambah karena gelombang pengungsi itu datang terus, Malaysia sudah tutup, Australia sudah menutup, sehingga Indonesia turun tangan," sambung dia.

Baca juga: Diselundupkan ke Myanmar, WNI Dipaksa Kerja 18 Jam Sehari dan Diawasi Orang Bersenjata

Beberapa waktu lalu, warga Aceh menolak kedatangan pengungsi Rohingya yang datang naik perahu kayu.

Kabar penolakan ini pun telah sampai ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kemudian memerintahkan Mahfud berkoordinasi dengan daerah dalam penanganan pengungsi Rohingya di Tanah Air.

"Ya, saya telah memerintahkan kepada Menko Polhukam untuk menangani bersama-sama dengan daerah," ujar Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (4/12/2023).

"Bersama-sama dengan UNHCR (badan PBB untuk perlindungan pengungsi," kata dia. (Kompas.com/Firda Janati)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahfud MD Sebut Pengungsi Rohingya Akan Dikembalikan ke Negara Asal".

Baca juga: Aktivis NCW Yakin Agus Rahardjo Tak Bohong Soal Upaya Jokowi Hentikan Penanganan Kasus Korupsi E-KTP

Baca juga: Penanganan Dugaan Korupsi Bankeu Provinsi Jalan Terus, Polda Jateng Gandeng KPK dan Bawaslu

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved