Berita Jateng
Penanganan Dugaan Korupsi Bankeu Provinsi Jalan Terus, Polda Jateng Gandeng KPK dan Bawaslu
Polda Jateng memastikan penanganan kasus dugaan korupsi bantuan keuangan Provinsi Jateng terus berjalan meski dituding bernuansa politik.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah memastikan penanganan kasus dugaan penyelewengan dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Jateng di tiga kabupaten terus berjalan meski dituding bernuansa politik.
Namun, polisi tidak mau berjalan sendiri. Kali ini, penyelidikan kasus ini menggandeng KPK, Bareskrim, Bawaslu Jateng, Kejaksaan Tinggi, dan Inspektorat.
"Iya, kami baru saja melakukan koordinasi dengan hasil kesepakatan, ditemukan adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan bantuan keuangan provinsi Jawa Tengah di tingkat desa, tahun anggaran 2020-2022," ujar Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Dwi Subagio saat konferensi pers di markas Ditreskrimsus, Banyumanik, Kota Semarang, Selasa (5/12/2023).
Diketahui, Ditreskrimsus Polda Jateng menemukan dugaan korupsi penyelewengan dana bantuan keuangan dari provinsi di tiga kabupaten yakni, Kabupaten Klaten, Wonogiri, dan Karanganyar.
Baca juga: Polda Jateng Cium Dugaan Korupsi Bantuan Provinsi di 3 Kabupaten, Modus: Proyek Desa Tak sesuai Spek
Dwi mengatakan, dalam kasus ini, pihaknya telah memanggil 15 saksi. Artinya, ada dua saksi tambahan yang diperiksa sampai bulan awal Desember ini.
"Iya, kemarin kan 13 orang, sampai sekarang yang sudah diperiksa 15 orang," bebernya.
Terkait pemeriksaan Kades, ia menyebut, sudah ada Kades yang dimintai keterangan.
Mereka sudah menyampaikan hal-hal yang mereka ketahui dalam kasus ini.
"Ya, kades berasal di antara ketiga daerah tersebut," ujarnya.
Bantuan keuangan yang ditelusuri polisi ini bernilai ratusan miliar rupiah di tiga daerah.
Menurut keterangan polisi, seluruh bantuan Bankeu jawa Tengah tahun 2020 sebesar Rp1 triliun untuk 5.376 titik di Jateng.
Pada tahun tersebut, Wonogiri mendapatkan jatah Rp30 miliar untuk untuk 228 titik, Karanganyar Rp36 miliar untuk 188 titik, dan Klaten 65 miliar untuk titik 306 titik.
Tahun berikutnya 2021 total bantuan Rp2 triliun 7.809 titik. Wonogiri dapat kucuran Rp 47 miliar untuk 441 titik di 251 desa, Karanganyar Rp43 miliar untuk 271 titik di 162 desa dan Klaten Rp79 miliar untuk 440 titik di 391 desa.
Baca juga: Pemeriksaan Kades dari Karanganyar Soal Bantuan Provinsi Diundur, Begini Penjelasan Polda Jateng
Kemudian, di tahun 2022, total Rp1,7 triliun untuk 12.726 titik se Jateng.
Wonogiri dapat Rp43 miliar untuk 441 titik, Karanganyar Rp82 miliar untuk 555 titik, dan Klaten Rp82 miliar.
polda jateng hari ini
Bantuan Keuangan
Bantuan Keuangan Provinsi
dugaan korupsi
KPK
Bawaslu
jateng hari ini
40 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Brebes Sudah Beroperasi, Sediakan Pupuk Subsidi |
![]() |
---|
Harga Emas Antam di Semarang Hari Ini Naik, Jumat 29 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Telkomsel Gandeng IGI Gelar Seminar Pembelajaran Mendalam Koding dan Kecerdasan Artifisial Bagi Guru |
![]() |
---|
577 Guru PPPK di Jawa Tengah tak Terima TPG, Ini Penyebabnya |
![]() |
---|
Muncul Gerakan Pro Sudewo Gelar Istigasah di Lapangan Kayen Pati |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.