Berita Jateng
Padahal Cuma Rp 100 Ribu Perbulan, Guru Madin dan TPQ Resah Insentif Mau Dihapus
Tak hanya FKDT Jateng, beberapa organisasi profesi guru lainnya juga menolak penghapusan wacana penghapusan bantuan tersebut.
Penulis: budi susanto | Editor: khoirul muzaki
Budi Susanto/Tribun Jateng
Diskusi bersama guru agama yang digelar oleh Pemprov Jateng saat kepemimpinan Ganjar Pranowo. Beberapa waktu lalu.
Ia juga menuturkan, Banggar menyodorkan rekomendasi beberapa waktu lalu.
Rekomendasi yang disampaikan dalam banggar, diantaranya termasuk insentif guru keagamaan dan BOSDA.
"Rencananya akan dijadwalkan lagi pembahasan anggaran dengan banggar," jelasnya.
Ia berharap ada titik temu, sehingga KUA-PPAS bisa disepakati bersama.
"Tapi kami memastikan, alokasi anggaran untuk insentif guru keagamaan maupun untuk BOSDA akan tetap ada. Karena Pemprov Jateng berkomitmen untuk memberikan perhatian pada soal pendidikan," imbuhnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.