Berita Jateng
Dibuang di Bawah Pohon Bambu, Bayi Malang di Jekulo Kudus Akhirnya Meninggal
Bayi perempuan yang ditemukan di bawah pohon bambu di areal persawahan Desa Bulungcangkring Desa Jekulo Kabupaten Kudus dinyatakan meninggal
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS- Bayi perempuan yang ditemukan di bawah pohon bambu di areal persawahan Desa Bulungcangkring Desa Jekulo Kabupaten Kudus dinyatakan meninggal dunia.
Bayi perempuan misterius tersebut dinyatakan meninggal usai dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah dr.Loekmono Hadi Kudus, meninggalnya bayi tersebut lantaran kondisi tubuh bayi yang sudah dalam kondisi asfiksia berat.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Mustiko Wibowo, Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr Loekmono Hadi saat dikonfirmasi Tribunjateng.com, Selasa (7/11/2023).
"Ketika pasien (bayi perempuan misterius) masuk ke RSUD, sudah dalam kondisi aveksia yang berat dengan ditandai wajah yang sudah biru kemerahan. Selain itu juga kondisinya Hipotermia, dan berat badan rendah karena paru-parunya yang belum terbentuk sempurna. Selain itu juga ada luka kecil di badan, tangan dan kaki," ucapnya.
Baca juga: 1.107 RTLH di Wonosobo Tertangani, Ini Sumber Pendanaannya
Selain itu, usia kehamilan juga diperkirakan kurang yakni hanya 27/28Minggu. Sebelumnya, jabang bayi tersebut sempat diberikan sejumlah perawatan berupa pemasangan alat medis, rontgen, pemberian obat-obatan saat mendapatkan perawatan di ruang PICU NICU.
Namun kondisi kesehatan dari jabang bayi tersebut masih belum membaik dari awal masuk hingga meninggal dunia.
"Kemarin sore, Senin (6/11/2023) pasien mengalami apneu pada 15.30 WIB, kemudian dilakukan pemasangan ET untuk bantuan pernafas, itu masih kami monitor terus di Ruang PICU NICU obat-obatan masih diberikan dan ditangani langsung oleh dokter spesialis anak," jelasnya.
Jabang bayi tersebut dinyatakan meninggal pukul 05.40 WIB pagi hari, Selasa (7/11/2023).
"Pasien mengalami apneu, asisto, nadinya juga sudah berhenti kemudian henti jantung dan nafas dilakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru) oleh petugas medis dan pukul 05.40 WIB pasien dinyatakan meninggal," tutupnya. (Rad)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.