Rabu, 6 Mei 2026

Berita Jateng

Mentan Sebut Jateng Jadi Penyangga Kebutuhan Protein Nasional

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa Jawa Tengah merupakan lumbung ternak nasional.

Tayang:
ist/dok pemprov jateng
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo bersama Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana menghairi acara Puncak Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasional ke-187 di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Jateng, baru-baru ini. Mentan sebut Jateng sebagai satu di antara daerah yang menjadi penyangga kebutuhan protein nasional. 

Jumlah tersebut, terdiri atas sapi potong 1.785.764 ekor dan sapi perah 101.288 ekor.

Selanjutnya, populasi ternak kerbau berjumlah 50.265 ekor.

Populasi ternak kambing, berada pada peringkat satu nasional dengan total 3.747.610 ekor atau berkisar hampir 20 persen dari jumlah nasional.

Baca juga: Dipanggil KPK Terkait Dugaan Korupsi, Mentan Syahrul Yasin Limpo Minta Jadwal Ulang karena ke India

Berikutnya, populasi ternak domba, sejumlah 2.288.826 ekor, ayam buras sebanyak 39.554.980 ekor, dan itik 4.934.444 ekor.

"Kalau ditotal, terkait ternak, Jawa Tengah (berada pada) peringkat kedua nasional, setelah Jawa Timur.

Suatu hal menggembirakan untuk kita semua.

Kita merupakan lumbung ternak, dan harapan ke depan, kita harus tetap melakukan langkah konkret di lapangan, untuk meningkatkan kembali, karena kebutuhan daging dan telur masih banyak dibutuhkan," kata Nana.

Sementara itu, produksi hasil ternak, terutama daging, susu, dan telur di Jawa Tengah sangat berkontribusi terhadap penyediaan protein hewani.

Produksi daging di Jawa Tengah pada tahun 2022 mencapai 457 ribu ton, susu sebanyak 93 ribu ton, dan telur berjumlah 344 ribu ton.

Berdasarkan jumlah tersebut, produksi hasil ternak telah memenuhi kebutuhan protein hewani bagi masyarakat Jawa Tengah.

Bahkan produksi hasil ternak Jateng, juga berkontribusi sebagai penyangga kebutuhan protein hewani nasional.

Kontribusi produk pangan tersebut terhadap nasional, antara lain produksi daging sebesar 16,82 persen, telur 14,35 persen, dan susu 10,71 persen.

Baca juga: Menteri Pertanian SYL: Penyakit Mulut Kuku PMK Tak Pengaruhi Stok Iduladha dan Daging dalam Negeri

"Jadi, produksi hasil ternak terutama daging, susu, dan telur ini sangat berkontribusi terhadap penyediaan protein hewani secara nasional," kata Pj Gubernur.

Pj Gubernur berharap, usaha peternakan bisa terus berkembang, sehingga dapat mendorong perekonomian masyarakat.

Khususnya para peternak yang sebagian besar berada di daerah perdesaan.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved