Berita Pemalang

Asap Pembakaran Jerami Kembali Teror Pengendara di Tol Pejagan-Pemalang, Tol Sempat Ditutup 15 Menit

Kabut asap pembakaran lahan kembali meneror pengguna jalan tol Pejagan-Pemalang, Jumat (11/8/2023).

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
ISTIMEWA
Tangkap layar dari video yang menunjukkan kepulan asap tebal memasuki jalur tol Pejagan-Pemalang tepatnya KM 299+200 Jalur A perbatasan Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, dengan Kabupaten Pemalang, Jumat (11/8/2023). Kejadin ini sempat memicu kemacetan dan tol ditutup selama 15 menit untuk proses pemadaman dan menghilangkan kabut asap. 

Tiga kendaraan tersebut terdiri dari satu mobil rescue PPTR yang memiliki kapasitas air sebesar 300 liter.

Kemudian, mobil derek PPTR yang sudah dimodifikasi bisa digunakan untuk pemadaman kebakaran dengan kapasitas 500 liter.

Tapi, karena masih belum bisa tertangani, mereka menambah satu bantuan dari mobil pemadam kebakaran.

"Jadi, yang terkena asap tebal itu jalur A, dari arah Jakarta menuju Semarang."

"Adapun untuk lahan yang terbakar menyebar, awalnya dari jerami padi yang ditumpuk di dekat pagar pembatas jalan tol, kemudian menyebar ke lahan di dekatnya karena kondisinya kering."

"Setelah terbakar, ternyata angin tidak ke utara melainkan ke selatan dan masuk ke jalur tol."

"Tapi, ini sudah tertangani, sudah tidak ada asap dan arus lalu lintas sudah lancar seperti biasa," terangnya.

Ian mengatakan, selain di KM 299+200 jalur A, hari ini, kebakaran lahan mengganggu arus lalu lintas jalan tol juga terjadi di KM 285 jalur B, dan KM 249 Jalur A.

Namun, dari ketiganya, yang terbesar di KM 299+200 jalur A hingga menutup jalur karena asap sampai masuk ke jalan tol.

Adapun ketiga peristiwa tersebut terjadi dalam waktu bersamaan.

Baca juga: Bus Agra Terguling di Tol Pemalang-Pejagan, Satu Orang Tewas: Bus Oleng saat Kru Bagikan Snack

Sedangkan di KM 285 jalur B dan KM 249 Jalur A, asap tidak sampai masuk ke jalan tol.

"Tadi, kendaraan sempat diberhentikan sekitar 15 menit menunggu sampai asap hilang dan api padam. Intinya, sekarang sudah clear dan sudah bisa dilalui kendaraan," ujar Ian.

Mengingat kebakaran lahan di dekat jalan tol tidak hanya sekali dua kali terjadi, Ian menyebut, pihaknya melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya petani yang memiliki lahan di dekat Tol Pejagan-Pemalang.

Sosialisasi akan terus dilanjutkan menyasar warga di wilayah Tegal-Brebes, tepatnya di kecamatan maupun desa-desa.

"Sosialisasi ini sangat penting terlebih saat ini juga sedang musim kemarau sehingga riskan terjadi kebakaran serupa karena banyak lahan kering."

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved