Berita Pemalang

Asap Pembakaran Jerami Kembali Teror Pengendara di Tol Pejagan-Pemalang, Tol Sempat Ditutup 15 Menit

Kabut asap pembakaran lahan kembali meneror pengguna jalan tol Pejagan-Pemalang, Jumat (11/8/2023).

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
ISTIMEWA
Tangkap layar dari video yang menunjukkan kepulan asap tebal memasuki jalur tol Pejagan-Pemalang tepatnya KM 299+200 Jalur A perbatasan Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, dengan Kabupaten Pemalang, Jumat (11/8/2023). Kejadin ini sempat memicu kemacetan dan tol ditutup selama 15 menit untuk proses pemadaman dan menghilangkan kabut asap. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Kabut asap pembakaran lahan kembali meneror pengguna jalan tol Pejagan-Pemalang, Jumat (11/8/2023).

Kejadian tepatnya di KM 299+200 Jalur A masuk wilayah perbatasan Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang itu sempat membuat kemacetan panjang.

Informasi dan video terkait kejadian ini pun beredar di grup Whatsapp.

Dalam rekaman berdurasi 57 detik, terlihat asap tebal masuk ke jalan tol dari tepiah, karena angin.

Hal ini mengakibatkan jarak pandang pengendara terganggu hingga mereka memutuskan berhenti untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Kepala Cabang Pejagan-Pemalang Toll Road (PPTR) Ian Dwinanto membenarkan kejadian itu.

Menurutnya, peristiwa terjadi pukul 11.32 WIB.

Baca juga: Tabrakan Beruntun 13 Kendaraan di Tol Pejagan-Pemalang di Brebes Dipicu Pembakaran Rumput

Kejadian ini segera diatasi. Api dipadamkan dan asap tak lagi mengganggu jalur tol seingga arus lalu lintas kembali normal.

"Iya, betul, sempat terjadi kemacetan (penutupan jalur) karena ada asap yang masuk ke jalur tol sehingga mengganggu jarak pandang pengendara yang melintas."

"Sekitar pukul 11.32 WIB dan tadi sekitar 30 menit langsung bisa dipadamkan."

"Kemacetan tidak terlalu panjang, kurang dari 1 kilometer dan tidak ada korban jiwa," jelas Ian.

Ian mengungkapkan, asap tebal tersebut berasal dari jerami padi yang dibakar petani di sekitar jalur tol.

Saat ini memang tengah musim panen di area sekitar jalan tol.

Banyak petani yang menyenderkan limbah pertanian ke pagar pembatas jalan tol sehingga saat dibakar, asap masuk dan mengganggu pengendara jalan.

Menurut Ian, pemadaman kebakaran hasil pertanian itu dilakukan menggunakan operasional dari Pejagan-Pemalang Toll Road (PPTR), melibatkan tiga kendaraan.

Baca juga: Kabuat Asap Pembakaran Lahan Kembali Teror Pengguna Jalan Tol, Muncul di KM 492 Tol Semarang-Solo

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved