Sabtu, 11 April 2026

Iduladha 2023

Bukan Sembarang Bengkel, Warga Bustaman Semarang Buka Bengkel Kepala: Hanya Ada saat Iduladha

Iduladha memberi berkah tersendiri bagi warga Bustaman, Kota Semarang. Sejumlah warga membuka jasa bengkel kepala yang memberi penghasilan tambahan.

Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/BUDI SUSANTO
Warga Bustaman, Kota Semarang, sibuk membersihkan kepala hewan kurban, Kamis (29/6/2023). Saat Iduladha, mereka membuka jasa bengkel kepala, yaitu jasa membersihkan kepala dan kaki hewan kurban hingga siap dimasak. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Keramaian di sejumlah gang di Kampung Bustaman, Kota Semarang, Kamis (29/6/2023), tak seperti biasa.

Sekelompok warga terlihat sibuk di bengkel-bengkel dadakan yang mereka buka.

Tak sembarang bengkel, di kampung yang dikenal sebagai kampung jaga ini, mereka membuka bengkel kepala hewan.

Memanfaatkan momen Iduladha, mereka menyediakan jasa membersihkan kulit kepala hewan hewan kurban sehingga mudah dimasak.

Tak ibu rumah tangga, anak-anak muda di kampung ini ikut terjun menjadi tukang bengkel kepala hewan kurban.

Biasanya, selain kepala, mereka juga membersihkan kaki hewan kurban.

"Sudah sepaket, kepala dan kaki," uncap Sri Purwanti, satu di antara warga Bustaman, sambil membersihkan kepala kambing.

Baca juga: 8 Calon Siswa Baru Diduga Palsukan Piagam Prestasi demi Daftar SMP Negeri Favorit di Kota Semarang

Menurutnya, kepala dan kaki hewan kurban itu dikirim dari daerah tetangga di sekitar Bustaman.

Jasa ini pun menjadi berkah tersendiri bagi warga.

Untuk membersihkan kulit kepala hewan kurban, warga mematok biaya Rp50 ribu hingga Rp400 ribu.

Tarif paling mahal dipatok untuk kepala sapi.

"Itu sampai bersih, plus memotong dan membersihkan kakinya. Kalau kepala kambing kecil, Rp50 ribu dan kepala kambing besar Rp75 ribu," imbuhnya.

Di tengah kesibukannya, Sri mengatakan, jasa bengkel kepala di Bustaman selalu ramai saat Iduladha.

Tak heran, warga yang membuka jasa harus bekerja bahkan hingga malam.

Baca juga: Kekeringan Melanda Kota Semarang, Warga di 5 RT Minta Bantuan Air Bersih

Hal itu dikarenakan proses pembersihan kulit dan bulu kepala hingga kaki hewan kurban berbeda dari tempat lain.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved