Berita Semarang

Kekeringan Melanda Kota Semarang, Warga di 5 RT Minta Bantuan Air Bersih

Lima RT di dua kelurahan di Kota Semarang mengalami kekeringan. Warga pun meminta pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehar-hari.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/ISTIMEWA/BPBD KABUPATEN PEKALONGAN
ILUSTRASI. Petugas dari BPBD mengisi jeriken air milik warga saat menyalurkan bantuan air besih. Warga di lima RT di dua kelurahan di Kota Semarang meminta bantuan air bersih lantaran kekeringan yang melanda. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Lima RT di dua kelurahan di Kota Semarang mengalami kekeringan.

Warga harus mengandalkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehar-hari.

Untuk mengetahui daerah rawan kekeringan, Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, melakukan pendataan secara massif terkait.

Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Semarang Muhammad Khadik mengatakan, data dari seluruh RT dan RW se-Kota Semarang akan dikumpulkan sebagai pemetaan lokasi berisiko kekeringan.

"Data akan terus ter-update dan untuk saat ini, yang melapor membutuhkan bantuan air adalah di 2 RT di wilayah Kelurahan Jabungan dan 3 RT di wilayah Kelurahan Rowosari," kata Khadik, melalui keterangan resminya, pada Rabu (28/6/2023).

Baca juga: 8 Calon Siswa Baru Diduga Palsukan Piagam Prestasi demi Daftar SMP Negeri Favorit di Kota Semarang

Melalui Satgas Penanggulangan Bencana Alam (PBA), warga masyarakat ataupun RT, RW, dapat melapor jika membutuhkan bantuan air bersih.

"Satgas PBA sendiri merupakan gabungan lintas sektor di antaranya BPBD, PDAM, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Semarang," imbuh dia.

Untuk wilayah RT 02 RW 03, RT 02 RW 05, RT 04 RW 01 Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, telah dikirim 6 tangki air bersih pada 12 Juni 2023 dan 2 tangki air bersih pada 19 dan 26 Juni 2023.

"Rutin setiap dua minggu sekali akan dikirim air bersih pada ketiga wilayah tersebut," ujar dia.

Sementara untuk wilayah RW 06 dan RW 09 Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, telah dikirim dua tangki air bersih pada 27 Juni 2023.

"Selanjutnya, akan dikirim air bersih sesuai permintaan dan kebutuhan warga sampai kondisi stabil," papar dia.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Semarang juga telah melakukan pemasangan pipa resapan di beberapa titik.

Pada Juni 2022, sebanyak 90 pipa resapan telah terpasang yang terdiri atas 45 pipa resapan dipasang di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang dan 45 pipa di Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik.

"Inovasi tersebut merupakan kolaborasi antara Pemkot Semarang dengan Universitas Semarang (USM) dalam program pengabdian masyarakat yang kemudian dilanjutkan pada Desember 2022 sebanyak 22 pipa di Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang," kata Khadik.

Baca juga: Satpam Perumahan di Jangli Semarang Nyambi Jualan Ganja, Hasil Panen dari Kebun Rumah Pribadi

Dia berharap, pipa resapan tersebut dapat menghasilkan daya resap air hujan cukup tinggi sehingga berguna memperbaiki pasokan air tanah sebagai cadangan saat musim kemarau.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved