Berita Jateng

Cara Unik Teguh Kurangi Lemak Sapi, Dipijat hingga Tidur Diiringi Musik

Untuk menjaga kualitas daging sapi, kandang sapi Utomo, di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, diberikan terapi pijat dan musik.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: khoirul muzaki
Tito Isna/Tribun Jateng
kondisi sapi kandang sapi Utomo, yang berada di jalan Diponegoro nomor 3 Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, 

TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK- Untuk menjaga kualitas daging sapi, kandang sapi Utomo, yang berada di jalan Diponegoro nomor 3 Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, berikan terapi pijat dan musik untuk sapi.

Pemilik Kandang Sapi Utomo, Teguh Sapto Utomo menjelaskan alasan pemberian perlakukan khusus sapi miliknya yaitu untuk mengurangi lemak yang ada di sapi. 

"Jadi disini mulainya membuat treatment kami pernah dapet komplin dari pedagang daging atau doc sapi kami itu sempat lemaknya tinggi," kata Teguh kepada Tribunjateng, Senin (26/6/2023).

Sebelum melakukan perlakukan khusus, kata dia, sempat mengubah pola makan namun hal itu tetap sama saja.

"Kami ubah pola makan masih muncul lemak, karena sapi di sini jarang keluar," ujarnya.

Baca juga: Wakapolri Baru Komjen Pol Agus Andrianto Ternyata Warga Mlangsen Blora

Dengan melihat jumlah sapi dan lahan terbatas, ia memilih untuk menerapkan perilaku pijat untuk sapi.

Mas Teguh sapaan akrabnya mengatakan, dengan pijat sapi dinilai lebih efektif mengurangi lemak pada sapi.

"Sapi segini banyaknya kalau diajak keluar butuh waktu berapa akhirnya kami ada perlakukan itu sambil makan kami pijitin. Itu ternyata membikin lemaknya berkurang, kayak lemaknya akan turun," ungkapnya.

Tak hanya pijat saja, sapi di kandang sapi Utomo juga mendapatkan jam tidur siang yang ditemani dengan musik sebagai penghantar istirahat para sapi.

"Sapi yang kusut di sini yang besar kakinya tidak kuat untuk mengatisipasi itu kami jam 12 itu kasih musik, anak kandang tidak ada yang beraktifitas sapi biar tidur dulu," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa jam tidur siang bagi para sapi berfungsi untuk memaksimalkan pembentukan daging pada sapi.

Baca juga: TPA Dermasuci Tegal Terbakar, Warga Mulai Alami Sesak Napas hingga Sebagian Mengungsi

"Tujuan tidur untuk apa, itu proses pembentukan daging terjadi, dia keluarkan makan di dalam perutnya jadi sebuah daging," jelasnya.

Dengan penerapan perilaku khusus kepada sapi pun membuahkan hasil sapi-sapi yang memiliki daging berkualitas.

Buktinya banyak tokoh masyarakat dan penjabat lebih memilih membeli sapi di kandang sapi Utomo.

Di kandang Sapi Utomo juga menyediakan berbagai jenis sapi, dari Pegon, Lemosin, dan PO Ongol.

"Jenisnya sapi utomo, kami pakai pegon terbesar ekonomis paling mudah perawatannya, lemosin sejenis simental dan PO ongol," tuturnya

"Sapi kami satu ton up harganya sekiranya RP 100 ribu perkilogramnya. Sapi banyak pesanan dari Jakarta pedang dijual lagi, ada Kapolres legang sini Dandim," tutupnya. (Ito)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved