Superball
Jamin Masa Depan Pemain Timnas dan Eks-Timnas, PSSI Bentuk Yayasan. Gandeng Mantan Pimpinan KPK
Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) membentuk Yayasan PSSI untuk menjamin masa depan pemain sepak bola, khususnya pemain timnas dan eks timnas.
TRIBUNBANYUMAS.COM - Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) membentuk Yayasan PSSI untuk menjamin masa depan pemain sepak bola, khususnya pemain timnas dan eks timnas.
Tak main-main, guna menunjukkan keseriusan membentuk yayasan ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menggandeng mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dua tokoh tersebut adalah mantan ketua KPK Taufiqurrahman Ruki yang diberi tugas sebagai pembina dan mantan komisioner KPK Chandra Hamzah sebagai pengawas Yayasan PSSI.
Erick berharap, penujukkan mantan pimpinan lembaga antirasuah itu mencegah adanya ruang bagi siapapun bermain-main dengan dana Yayasan PSSI.
Baca juga: Terungkap Alasan PSSI Mewajibkan Klub Liga 1 Punya Pemain Asing dari ASEAN, Demi Kepentingan Bisnis
Menurut Erick Thohir, pembentukan Yayasan PSSI memiliki tujuan mulia.
Satu di antaranya, menjamin masa depan para pemain sepak bola profesional.
Menurut Erick, di karier sepak bola yang singkat, para pemain muda dan pemain yang berada di puncak prestasi, perlu merasa terlindungi, baik selama dan pasca-bermain bola sehingga mereka bisa fokus dalam menekuni jalan hidup di lapangan hijau.
"Organisasi seperti PSSI yang sudah lama berdiri sudah sewajarnya merawat dan memerhatikan stakeholder yang pernah membesarkannya."
"Terutama, pemain yang mungkin setelah masa baktinya usai berada dalam situasi sulit."
"Yayasan PSSI ini tak hanya fokus membantu para pensiunan tapi juga berperan memberikan arah kepada pemain muda dan profesional bagaimana menyiapkan jaminan masa depan setelah tak lagi merumput," ujar Erick Thohir saat meresmikan Yayasan PSSI di Kantor PSSI, GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (22/6).
Ia menambahkan, apa yang dilakukan PSSI dengan membentuk yayasan, tak lain untuk mengurangi beban pemerintah yang memiliki anggaran terbatas dalam memerhatikan mantan pesepak bola yang telah mengharumkan nama Indonesia namun kurang mendapatkan atensi.
Karena itu, Erick menyatakan, lewat pembenahan keuangan serta perbaikan ekosistem sepakbola, terutama yang menyangkut bisnis, diharapkan akan terkumpul dana abadi yang dikelola Yayasan PSSI untuk kepentingan bersama.
"Selain itu, kami ingin meniru apa yang dilakukan di Jepang, yang memiliki program post atlet."
"Lewat program itu, para pesepak bola yang akan memasuki masa pensiun sudah mengetahui akan kemana melanjutkan kariernya. Apakah akan menjadi pelatih atau pegawai negeri sipil (PNS), atau wirausaha."
"Pemahaman dan informasi saat memasuki masa purna bakti, akan membuat mereka dapat bertahan hidup dan tidak menjadi beban bagi PSSI maupun pemerintah," lanjutnya.
Baca juga: WOW, Juara Liga 1 2023/2024 Bakal Diguyur Hadiah Rp5 Miliar. Subsidi Klub Bakal Lebih Kompetitif
yayasan pssi
pemain timnas
Ketua Umum PSSI
Erick Thohir
erick thohir pssi
Taufiequrachman Ruki
Chandra Hamzah
3 Siswa Safin Pati Sports School Ikut Seleksi Timnas Indonesia U-17, Punya Tinggi di Atas 170 Cm |
![]() |
---|
Pecat Branko Ivakovic setelah Kalah 1-0 dari Indonesia, China Kini Bidik Shin Tae-yong |
![]() |
---|
PSSI Dilaporkan ke FIFA, Buntut Hukuman Komdis ke Pemain PSM Makassar Yunan Fernandes |
![]() |
---|
Posisi Pelatih Timnas U-17 Nova Arianto Tak Aman Usai Dibantai Korut 6-0, Ketum PSSI Angkat Bicara |
![]() |
---|
Emil, Dean James, dan Joey Pelupessy Ambil Sumpah WNI Besok, Bisa Debut di Timnas Kontra Australia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.