Berita Batang
Guru Ngaji Cabul di Batang Dikenal Aktif di Kegiatan Positif, Begini Modus Menjerat Korban Anak-anak
Guru mengaji berinisial M (29) yang ditangkap polisi karena mencabuli sejumlah anak di Batang, dikenal sebagai pemuda aktif dalam kegiatan positif.
Penulis: rika irawati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Guru mengaji berinisial M (29) yang ditangkap polisi karena mencabuli sejumlah anak di Batang, dikenal sebagai pemuda yang aktif dalam kegiatan positif.
Kedekatan pelaku dengan korban diduga memudahkan korban mencabuli anak-anak.
"Pelaku dan korban sudah saling mengenal. Mereka tinggal di satu lingkungan."
"Pelaku termasuk tokoh pemuda yang aktif dalam kegiatan-kegiatan positif, di antaranya memberi pelajaran keagamaan," ungkap Kasatreskrim Polres Batang AKP Yorisa Prabowo, dikutip dari tayangan Kompas TV, Jumat (6/1/2022).
Baca juga: Guru Ngaji yang Diduga Sodomi 15 Anak di Batang Ditangkap, Polisi: Pelaku Mengakui Perbuatannya
Baca juga: Oknum Guru Ngaji di Batang Diduga Cabuli 15 Anak Didiknya, Semua Korban Anak Laki-laki
Menurut Yorisa, dalam menjerat korban, M menggunakan modus mengajak korbannya jalan-jalan dan meminjamkan handphone untuk dimainkan korban.
Sementara, hingga Jumat pagi, ada delapan orangtua korban yang telah membuat laporan resmi ke polisi.
Jumlah korban dalam kasus ini diperkirakan lebih dari itu. Apalagi, kepada penyidik, M mengaku telah mencabuli sembilan anak yang semuanya laki-laki.
Untuk memudahkan korban membuat laporan, Yorisa mengatakan, Polres Batang menggandeng Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Batang mendirikan posko pengaduan.
"Tidak menutup kemungkinan ada korban lain. Karean itu, kami menggandeng Tim P2TPA Batang membuka posko pengaduan apabila ada korban lain belum melapor, bisa melapor sehingga kami bisa memaksimalkan penanganan kasus ini," ujarnya.
Baca juga: Polda Jateng Tangkap 5 Perampok Bersenjata di Rumah Mewah Juragan Telur Haji Pelet Batang
Baca juga: Pelaku Pembobolan Rumah Dokter di Batang Tahu Ada Brankas dari Adiknya, Uang, Emas, Sertifikat Raib
Untuk mencegah kasus serupa terulang, Yorisa akan menggandeng P2TP2A, tokoh agama, perangkat desa, dalam menyosialisasikan upaya pencegahan kekerasan seksual.
Pihaknya juga akan mengedukasi orangtua agar dapat memberikan edukasi dini soal pendidikan seksualitas.
"Kami minta orangtua tetap waspada. Orangtua harus terus menjaga komunikasi dengan anak, jangan sampai anak mencari perhatian adari luar," katanya.
Diberitakan sebelumnya, orangtua dari belasan anak di Kecamatan/Kabupaten Batang, mengantar anak mereka ke rumah sakit untuk menjalani visum karena diduga menjadi korban percabulan atau sodomi guru mengaji mereka.
Kasus ini terungkap setelah ada anak yang menjadi korban mengeluh sakit saat buang air besar.
Saat ditanya orangtua, mereka mengaku telah menjadi korban percabulan guru mengaji mereka. (*)
Baca juga: SUSUNAN Pemain Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2022: Dua Sayap Garuda Disiapkan untuk Menyerang
Baca juga: Pemuda Dihajar Massa di Kutasari Purbalingga, Tepergok Curi 6 Bungkus Rokok di Warung
Baca juga: Hadiri Muktamar Haji di Arab Saudi, Menteri Agama Bakal Minta Tambahan Kuota Haji 2023
Baca juga: Sepasang Kekasih Bobol Rumah Pegawai Kejari Brebes, Gondol Sepeda dan Laptop untuk Beli Cincin Emas
guru ngaji cabul batang
guru ngaji cabul
guru ngaji
pencabulan di batang
korban sodomi
Batang Hari Ini
TribunBanyumas.com
Tribun Banyumas
Naga Ditunggangi Ratu Jadi Magnet Karnaval di Banaran Batang, Langsung Banjir Pesanan Sewa |
![]() |
---|
3.000 Honorer di Batang Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Berstatus sebagai ASN meski Gaji Tak Penuh |
![]() |
---|
Belum Ada Tersangka, Ibu 2 Bocah Tenggelam di Pantai Sigandu Batang Masih Jalani Observasi Kejiwaan |
![]() |
---|
Tak Perlu Lagi ke Stasiun Pekalongan, Warga Kini Bisa Naik KA Argo Muria dari Stasiun Batang |
![]() |
---|
Mayat Pemuda Ditemukan Membusuk di Sumur Pasar Wonotunggal Batang, Korban Cemburu Pelaku |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.