Berita Semarang

Mahasiswi di Semarang Jadi Korban Penipuan Berkedok HaloBCA, Rugi Rp8 Juta. Begini Modusnya

Seorang mahasiswi asal Brebes, berinisial SF, menjadi korban penipuan berkedok layanan customer service bank BCA.

TRIBUNBANYUMAS/AGUS SALIM
SF bersama ibunya menunjukkan bukti mutasi rekening koran BNI dalam kasus penipuan berkedok Klik BCA di kos SF di Kota Semarang, Rabu (4/1/2023) malam. Dalam kasus ini, SF mengaku merugi hingga lebih dari Rp8 juta. 

Kebetulan, jumlah limit pinjaman Shopee miliknya di kisaran Rp7.425.000.

"Penelepon tadi ngarahin, jika pingin saldo Rp900 ribu di rekening itu kembali maka harus buat pinjaman Shopee,"

"Saya ga sadar. Prosesnya cepet banget. Tiba-tiba, pinjaman Shopee udah ketarik masuk. Saya cek ke Bank BNI, melihat riwayat transaksi, ternyata ada transaksi keluar. Tapi bukan saya yang transaksi," ujarnya.

Curiga ada yang tidak beres, SF kemudian membuka aplikasi Get Contact untuk mengidentifikasi si penelepon.

Ternyata, pengguna lain Get Contact menyimpan nomor telepon tersebut sebagai Penipu BCA.

"Saat saya buka aplikasi Get Contact, nomor yang telepon saya tadi ada di Get Contact dengan nama penipu BCA," kata SF.

SF yang sadar menjadi korban penipuan kemudian meminta si penelepon mengembalikan uang di rekeningnya.

"Saya waktu itu panik. Meskipun tahu kalau itu penipu, saya masih minta tanggung jawab dia untuk balikin uang saya soalnya di depan janji bakal dikembalikan," ujarnya.

Bukannya mendapat apa yang diharapkan, si penelepon justruk memblokir nomornya.

"Janjinya mau bantu ngembaliin uang saya tapi malah nomor saya diblokir," terangnya.

Ibu SF, Siti Mutmainnah (48), mengatakan, hari ini, Kamis (5/1/2023), berencana melaporkan kasus ini ke Polda Jateng.

Dirinya sempat melaporkan kejadian ini ke Polsek Bumi Ayu Brebes, saat SF pulang ke rumah, namun ditolak lantaran kejadian di Semarang.

Dia berharap, kasus penipuan yang menimpa anaknya bisa terselesaikan.

"Semoga bisa terselesaikan. Uang Rp7 juta itu jumlahnya banyak, bagi kami. Anak saya tidak merasa meminjam namun ada orang tak bertanggung jawab yang meminjam dengan mengatasnamakan nama anak saya," imbuhnya. (*)

Baca juga: Pemotor Tewas Terlindas Truk di Jalan Semarang-Grobogan di Demak, Jatuh saat Hindari Lubang Jalan

Baca juga: Semifinal Piala AFF 2022: Pelatih Vietnam Sesumbar Tak Pernah Kalah Melawan Timnas Indonesia

Baca juga: Identitas Tersangka Pembunuhan Wanita di Kamar Hotel Purwokerto Banyumas, Rumahnya Dekat Hotel!

Baca juga: Banjir Tak Kunjung Surut, Warga Jati Kudus Buat Perahu untuk Sarana Transportasi Keluarga

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved