Banjir Kudus
Banjir Tak Kunjung Surut, Warga Jati Kudus Buat Perahu untuk Sarana Transportasi Keluarga
Banjir di Kudus yang belum juga surut tak menghentikan semangat Muhammad Mukhlis (59) berbuat hal yang bermanfaat.
Penulis: Saiful Masum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Banjir di Kudus yang belum juga surut tak menghentikan semangat Muhammad Mukhlis (59) berbuat hal yang bermanfaat.
Sejak beberapa waktu terakhir, warga Dukuh Tanggulangin RT 05 RW 03, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, ini sibuk membuat sampan dari kayu di tengah kepungan banjir.
Sampan buatan Mukhlis sudah mencapai 80 persen dan diperkirakan bisa diuji coba untuk digunakan, hari ini, Kamis (5/1/2023) sore.
Menurut Mukhlis, sampan itu nantinya bisa digunakan untuk mengantar anak sekolah, warga yang akan bekerja, dan membantu warga lain yang membutuhkan sebagai sarana transportasi di tengah banjir yang masih menggenangi wilayah Tanggulangin.
Baca juga: Terjebak Macet akibat Banjir, Warga Kudus Lahirkan Anak Ketiga di Dalam Mobil saat Perjalanan ke RS
Baca juga: Tak Mengungsi, Anak-anak Korban Banjir di Jati Kudus Mulai Terserang Gatal. Belum Ada Tim Medis
Saat ditemui di kediamannya, Kamis pagi, Mukhlis terlihat sedang merampungkan pembuatan sampan itu. Dia mulai mengecat badan sampan dan melakukan penyelesaian akhir lainnya.
Dia menjelaskan, ide pembuatan sampan ini muncul saat banjir mulai masuk permukiman, akhir pekan lalu.
Keluarganya, sampai hari ini, masih bertahan di rumah tanpa mengungsi sehingga waktu yang ada dimanfaatkan Mukhlis untuk membuat perahu kecil.
"Banjir mulai datang itu Sabtu (31/12/2022), kemudian Minggu (1/1/2023), saya mulai buat perahu ini. Alhamdulillah, sudah hampir jadi," terangnya.
Sampan yang dibuat Mukhlis berukuran panjang 4 meter dan lebar 1 meter. Dia merogoh kocek hingga Rp3 juta untuk membuatnya.
Pria 59 tahun itu menggunakan kayu pohon mahoni yang dimiliki untuk sampan itu.
Sementara, untuk mengoperasikan, sampan ini tak hanya bisa digerakkan menggunakan dayung tetap juga mesin pendorong.
Perahu kecil ini dirancang untuk bisa menampung tujuh orang.
"Ini murni inisiatif saya, baru Minggu kemarin bisa dimulai namun keinginannya sudah lama. Tujuannya, untuk keperluan pribadi dan untuk membantu warga," ujarnya.
Baca juga: Pedagang Pasar Bitingan Kudus Sambat, Cuaca Ekstrem Turunkan Kualitas Sayur: Stok Cepat Busuk
Baca juga: Mudah dan Gratis! Korban Banjir Kudus Bisa Urus Administrasi Kependudukan di Tempat Pengungsian
Berbekal keterampilan di bidang mebel, Mukhlis bisa menyulap potongan kayu menjadi sebuah perahu kecil.
Padahal, perahu ini merupakan buatannya yang pertama.
banjir kudus
banjir kudus 2023
korban banjir kudus
Jati Kudus
Kudus Hari Ini
TribunBanyumas.com
Tribun Banyumas
42 SD dan SMP di Kudus Kebanjiran, Beberapa Sekolah Diliburkan |
![]() |
---|
Banjir Melanda Empat Desa di Mejobo Kudus, 350 Rumah Terendam dan 1.100 Jiwa Terdampak |
![]() |
---|
Banjir di Kudus Meluas, Puluhan Warga Mengungsi |
![]() |
---|
Banjir Merendam Lima Desa di Kudus, 2.539 Warga Terdampak. Belum Ada Pengungsi |
![]() |
---|
Puluhan Motor Mogok saat Terjang Banjir Jalan Kudus-Purwodadi, Warga: Setiap Hari Lewati Banjir 1 Km |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.