Berita Jepara
Santri Welahan Jepara Terseret Arus Sungai Usai Bermain Sepak Bola, Sempat Diperingatkan!
Seorang santri, yang masih remaja, asal Welahan, Jepara, Jawa Tengah terseret arus sungai di Kecamatan Kalinyamatan usai bermain sepak bola.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Seorang santri bernama Sulthon (14), remaja asal Desa Kedungsarimulyo, Kecamatan Welahan, Jepara, Jawa Tengah, terseret arus sungai di Kalinyamatan, Senin (2/1/2023).
Santri remaja tersebut hilang setelah terseret arus sungai di Desa Banyuputih, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara.
Saat ini, korban masih dalam proses pencarian.
Tim relawan gabungan melakukan pencarian di area Kali Bakalan.
Baca juga: Giliran Warga Karimunjawa Jepara Tak Bisa Pulang, Tertahan Cuaca Ekstrem, Ada 136 KK
Kapolsek Kalinyamatan, Iptu Yusron menerangkan, korban terseret dari Desa Banyuputih, Kecamatan Kalinyamatan.
Korban saat itu usai bermain sepak bola dengan rekan-rekannya di Lapangan Sepakbola Margoyoso.
Kemudian, korban hendak membilas tubuhnya.
Teman-temannya sempat melarang korban agar tidak membilas di sungai karena kondisi arus.
Namun korban tetap memaksa membilas di sungai.
Baca juga: Kabar Baik! Ratusan Wisatawan Karimunjawa Jepara Bisa Pulang, Pemerintah Pakai Cara Ini
"Korban lalu terseret arus sungai," kata dia kepada TribunBanyumas.com.
Arus sungai yang lumayan deras membuat santri Ponpes Al Falah, Desa Bakalan, Kecamatan Kalinyamatan, kewalahan menyelematkan diri.
Ia pun ikut terseret arus. (*)
Baca juga: Tunggu Kasusnya Disidang, Lima Anggota Khilafatul Muslimin Jepara Dibina Soal Wawasan Kebangsaan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.