Berita Jateng

Sebanyak 8,7 Juta Pemudik Masuk ke Jateng saat Nataru, Kapolda: Kami Jamin Aman dan Nyaman!

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi memprediksi bakal ada 8,7 juta pemudik masuk ke wilayahnya. Kapolda pun menjamin keamanan dan kenyamanan.

ist/dok polda jateng
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi memeriksa anggota saat apel gelar pasukan operasi Lilin Candi pada momentum Natal dan Tahun Baru atau Nataru di Kantor Polda Jateng, Kamis (22/12/2022). Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi memprediksi bakal ada 8,7 juta pemudik masuk ke wilayahnya. Kapolda pun menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik selama di Jawa Tengah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi memprediksi bakal ada 8,7 juta pemudik masuk ke wilayahnya.

Kapolda pun menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik selama di Jawa Tengah.

Menurutnya, meskipun jumlah tersebut masih terhitung lengang namun pihaknya tetap memprioritaskan segala bentuk pengamanan.

"Iya, jumlah itu terhitung masih lengang, masih dalam jangkauan," katanya selepas apel gelar pasukan operasi Lilin Candi di Kantor Polda Jateng kepada TribunBanyumas.com, Kamis (22/12/2022).

Baca juga: Kapolresta Cilacap: 166.322 Personel Gabungan Dikerahkan saat Nataru

Kendati angka pemudik tidak terlalu besar, pihaknya telah membuat skema pengamanan dan pengaturan lalu lintas sedemikian rupa. 

Semisal di bidang lalu lintas, melalui direktorat lalu lintas sudah koordinasi dengan direktorat Polda lainnya.

Adapula skema rekayasa lalu lintas yang sudah disiapkan berupa  contraflow ataupun one way.

Namun itu adalah cara bertindak terakhir manakala terjadi trouble spot maupun block spot.

Adapula tim urai dari jajaran Satlantas dan Sabhara yang bertugas mengurai arus lalu lintas di jalur perkotaan.

Baca juga: 17 Ribu Personel TNI-Polri Siap Amankan Nataru di Jateng, Mulai dari Gereja sampai Jalan Tol

"Jadi kita lebih efektif menggunakan roda dua, patroli antisipasi sekaligus untuk mengurai jalur," ujarnya.

Terkait pengamanan gereja , Lutfi akan menerjunkan personel gabungan yang diplot di 2.572 gereja.

Ribuan gereja itu sudah dibagi klasifikasi pengamanan merujuk pada jumlah jemaah di masing-masing gereja, artinya gereja di atas 1.000 jemaah masuk prioritas satu dan seterusnya.

"Kami lakukan pengamanan dalam rangka memberikan jaminan kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan Natal termasuk ibadah Natal, begitupun pengamanan menjelang pergantian tahun," terangnya.

Baca juga: Skema Jalur Tol Semarang-Demak saat Libur Nataru untuk Kendaraan dari Arah Semarang dan Jakarta

Hal yang sama dilakukan pula di tempat wisata yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat yang hendak menikmati perayaan tahun baru.

Dijelaskannya, tempat wisata air, pegunungan dan laut sudah didroping anggota melalui pos-pos pengamanan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved