Natal 2022

Masih Berstatus PPKM Level 1, Gereja Dilarang Bangun Tenda Tambahan saat Perayaan Natal 2022

Gereja diperkenankan menggelar perayaan Natal 2022 dengan kapasitas 100 persen.

Editor: rika irawati
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
ILUSTRASI. Jemaat berfoto bersama setelah ibadah malam Natal di sekitar altar dan pohon Natal di Gereja Santo Paulus Kleco, Solo, Sabtu (24/12/2015) malam. Menteri Agama Yaqut Cholil meminta gereja tak membuat tenda tambahan untuk perayaan Natal 2023 lantaran pemerintah masih menerapkan PPKM level satu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Gereja diperkenankan menggelar perayaan Natal 2022 dengan kapasitas 100 persen.

Namun, tidak boleh mendirikan tenda untuk menambah kapasitas karena pemerintah masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) terkait pandemi Covid-19.

"Untuk tempat ibadah, kami batasi maksimal 100 persen, artinya tidak boleh ada tempat ibadah yang melaksanakan ibadah Natal nanti membuat tenda-tenda di luar untuk peribadatan," kata Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas usai rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan libur Nataru di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/12/2022).

Baca juga: Tim Satgas Pangan Polda Jateng Jamin Ketersediaan Stok saat Nataru, Ini Skema yang Disiapkan

Baca juga: Angkutan Berat Dilarang Melintas Tol dan Jalan Arteri saat Libur Nataru: Nekat, Dikurung!

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini mengatakan, sesuai Instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), kondisi PPKM saat ini berada di level satu.

Hal ini berarti situasi pandemi sudah melandai sehingga dapat dilakukan kebebasan yang terukur.

"Karena peraturan di PPKM level satu begitu, tetap boleh 100 persen tapi tidak boleh lebih dari itu. Ini yang saya kira yang paling penting dalam peringatan perayaan Natal," ucapnya.

Selain itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa perayaan ibadah Natal 2022 di tempat ibadah tidak hanya akan diamankan oleh petugas dari TNI dan Polri.

Baca juga: Polres Tegal Petakan Titik Rawan Macet saat Libur Nataru, Siapkan 5 Tim Urai di 5 Jalur Masuk Tegal

Baca juga: Rencanakan Liburan Nataru di Tegal? Berikut Update Harga Tiket Masuk Tempat Wisata Milik Pemkab

Namun, unsur masyarakat lain juga akan membantu agar pelaksanaan ibadah berjalan aman.

Kapolri menambahkan, Tim Densus 88 Antiterror Polri juga akan tetap waspada sehingga seluruh rangkaian kegiatan, khususnya kelayakan ibadah malam Natal dan Tahun Baru 2023 berjalan dengan baik.

"Tentunya, terkait dengan keamanan, kami sudah sepakat bahwa selain TNI, Polri, maka dari unsur-unsur masyarakat ormas, teman-teman dari Banser, GP Ansor, dan lain tadi akan ikut sehingga kemudian penyelenggaraan ini betul-betul bisa berjalan dengan baik," kata Sigit. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rayakan Natal, Kapasitas Rumah Ibadah Boleh 100 Persen, Menag: Dilarang Bikin Tenda Tambahan".

Baca juga: Jangan Lewatkan! Besok, Bendera Merah Putih 1.001 Meter Dikirab di Tegal. Ada Orasi Habib Luthfi

Baca juga: KPU Kudus Buka Lowongan 396 Panitia Pemungutan Suara, Catat Tanggal Pendaftarannya

Baca juga: Bukan di Solo, Ini Lokasi yang Dipilih Jokowi untuk Bangun Rumah Hadiah dari Negara saat Purnatugas

Baca juga: KRONOLOGI Sahat Tua Simanjuntak Terjaring OTT KPK, Sempat Tukarkan Uang Rp1 Miliar di Money Changer

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved