Asam Lambung

Benarkah Asam Lambung Bisa Menyebabkan Kematian Mendadak?

Masyarakat menyebutkan bahwa sensasi nyeri di dada akibat asam lambung dapat mempengaruhi jantung, sehingga menyebabkan kematian mendadak

Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
XFRAME.IO
Asam lambung adalah istilah untuk cairan asam di dalam lambung yang memiliki peran dalam sistem pencernaan, termasuk membunuh mikroorganisme yang membahayakan kesehatan. 

TRIBUNBANYUMAS - Banyak masyarakat awam yang menyebutkan bahwa sensasi nyeri di dada atau heartburn akibat gejala asam lambung dapat mempengaruhi jantung, sehingga menyebabkan kematian secara mendadak.

Gejala asam lambung seperti heartburn dan gejala serangan jantung memang serupa, namun naiknya asam lambung tidak mempengaruhi jantung dan tidak menyebabkan kematian mendadak.

Penyakit asam lambung menyebabkan cairan asam kembali ke kerongkongan, yang menyebabkan sensasi heartburn yang terasa menganggu.

Gejala tersebut muncul setidaknya dalam 2 kali dalam seminggu. Hal ini yang disalahartikan sebagai serangan jantung karena sama-sama memicu nyeri di dada.

Memang letak organ ini berdekatan, dan menjadi alasan mengapa gejala yang muncul bisa terasa mirip.

Dengan demikian asam lambung tidak sama sekali memengaruhi jantung, apalagi sampai masuk ke jantung dan menyebabkan kematian mendadak.

Meski tidak mematikan seperti penyakit jantung, penyakit asam lambung sebaiknya tidak dibiarkan bergitu saja.

Baca juga: Cegah Asam Lambung dengan Mengonsumsi Beras Merah dalam Menu Sehari-hari

Baca juga: Tips Mengonsumsi Gula Agar Tidak Rentan Mengalami Obesitas, dan Berisiko Naiknya Asam Lambung

Baca juga: Tips Redakan Mual Akibat Naiknya Asam Lambung

Jika tidak ditangani dapat memicu komplikasi. Gejala asam lambung biasa diiringi dengan gejala nyeri di dada, perut kembung, mual dan muntah, sesak napas, bahkan menyebabkan keluhan mulut terasa asam.

Kondisi ini bisa menyerang siapa saja, namun ada berbagai faktor yang membuat seseorang berisiko lebih tinggi mengalaminya, diantaranya lansia, kelebihan berat badan, stres, perokok aktif, kehamilan, bahkan kebiasaan buruk seperti berbaring setelah makan.

Selain itu pola makan yang buruk juga dapat mempegaruhinya, seperti mengonsumsi makanan pedas, berminyak, lemak tinggi, makanan asam, dan sering mengonsumsi makanan cepat saji.

Untuk itu, jika Anda ingin asam lambung tidak kambuh lagi, hindari kebiasan-kebiasaan tersebut, agar gejala tidak semakin parah, serta konsumsi makanan yang bergizi, sehat, dan seimbang. (ADR)

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved