Lord Rangga Meninggal Dunia
Lord Rangga Dimakamkan di Kampung Halamannya di Grinting Brebes, Disemayamkan Dulu di Rumah Istrinya
Mantan petinggi Sunda Empire, Lord Rangga atau Ki Ageng Rangga Sasana direncanakan dimakamkan di Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Brebes.
Berapa nilai aset yang dipakai untuk cetak uang.
Ada tidak aturannya.
- Terkait konferensi dunia tiga itu kan memerlukan biaya, bagaimana untuk kesiapan tersebut?
Untuk kepentingan dunia ini soal biaya tidak ada masalah.
Yang bagaimana mereka mendorong nilai-nilai kemanusiaan dan dunia.
Soal uang bisa diupayakan dan bisa disediakan.
- Yang bikin gak ada masalah di mana?
Kalau besok sudah terlaksana dengan kepanitiaannya uang tidak ada masalah.
Karena sesungguhnya uang ini masalah nomor dua, tetapi pada keberadaannya kesiapan kita tekad dan semangat.
- Kalau menurut Lord kendalanya apa?
Saya kira hanya soal waktu saja karena negara kita yang nanti ketamuan tentunya distabilkan dulu dalam hal keamanan dan politik sosial ekonomi.
Lord menunggu situasi Indonesia yang normal kalau sekarang kan dirasakan kurang normal menurut rakyat sebagian, sebagian lagi bilang normal.
Paling tidak ini menjadi suatu standar nilai politik keamananya siap.
Ini yang penting sehingga dianggap aman dan banyak investor yang menganggap kurang normal.
- Ibu Kota Negara kita akan dipindah ke Penajam Paser pada 2024, bagaimana tanggapan Lord?
Kalau saya jadi Presiden di 2024 saya akan memilih Pulau Jawa, Pulau Nyawa sebagai ibu kota.
Itulah teritorial ibu kota negara dari ujung Madura, Banyuwangi, DIY, Jawa Barat sampai ke DKI dan Ujung Kulon.
Karena mewakili 17 ribu pulau sah sebagai ibu kota negara.
Sehingga bisa menaikkan nilai mata uang berdasarkan cetak tanah sebenarnya.
Lord sih sah-sah saja kalau dipindah ke Kalimantan, saya kira sebelum di pindah kesana DPR harusnya sudah menyetujui, Undang Undangnya sudah silahkan dijalankan.
Pesan Lord jangan sampai menjadi persoalan baru, rakyat kesulitan uang, tetapi pemerintah harus melakukan pemenuhan pemindahan ibu kota baru.
Ini juga menjadi masalah buat kita.
Lord setuju saja itu hak Presiden dan tentunya beliau tidak sendiri.
Sekarang kan sudah terlanjur dibangun ya mari kita dukung tetapi jangan sampai ke depan menjadi persoalan.
Karena ada induk kepulauan di bumi ini ada di Pulau Jawa. (*/Tribun Network/Reynas Abdila)