Berita Tegal

Tengah Bersandar di Sungai Ketiwon Tegal, Kapal Sopek Dicuri dan Dijual di Kendal, Ini Kronologinya

Kapal sopek atau berukuran kecil yang tengah bersandar di Sungai Ketiwon, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah dicuri.

Desta Leila Kartika/TribunBanyumas.com
Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP Vonny Farizky menanyai tersangka kasus pencurian kapal yang terjadi di Sungai Ketiwon, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu. Akibat pencurian tersebut pemilik kapal mengalami kerugian kurang lebih Rp75 juta. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Kapal sopek atau berukuran kecil yang tengah bersandar di Sungai Ketiwon, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah dicuri.

Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafaat mengungkapkan kronologi kasus pencurian kapal tersebut.

Kapal dengan nama lambung Ikbal Jaya berjenis sopek, pada Senin (7/11/2022) sekitar pukul 18.10 WIB meminta izin bersandar di area Sungai Ketiwon, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Setelah mendapat izin, korban dan satu rekannya yang lain akhirnya pulang.

Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Mayat Gosong yang Ditemukan di Adiwerna Tegal, Diduga Warga Pesarean

Kemudian keesokan harinya, pada Selasa (8/11/2022) sekitar pukul 21.00 WIB, korban kembali mengecek kapal dan masih menjumpai kapalnya bersandar di Sungai Ketiwon.

Lalu korban kembali lagi pada Rabu (9/11/2022) sekitar pukul 03.00 WIB salah satu saksi mengecek ke tempat sandar kapal, dan menemui bahwa kapal sudah tidak ada di tempat semula.

Kemudian pemilik kapal dan para saksi melaporkan kejadian pencurian tersebut ke Polres Tegal.

"Setelah mendapat laporan, kami langsung bergerak dan menemukan kapal tersebut di wilayah Kendal saat hendak dijual oleh tersangka.

Kerugian yang dialami korban ditafsir sebesar Rp75 juta," jelas Kapolres Tegal, AKBP Arie kepada TribunBanyumas.com, Selasa (29/11/2022).

Baca juga: Ayah di Tegal Tega Perkosa Anak Kandung, Selalu Ancam Gorok Leher Korban agar Tak Mengadu

Sementara modus tersangka yang diketahui bernama Aris Utomo dalam melancarkan aksi pencurian, yaitu awalnya mengintai kemudian menghidupkan mesin kapal dan membawa kabur ke wilayah Kabupaten Kendal. 

Tujuan tersangka, ingin memiliki kapal hasil curiannya dan hendak dijual supaya mendapat keuntungan.

Barang bukti yang berhasil ikut diamankan yaitu satu bendel surat keterangan tukang, dua buah slenger, satu unit kapal kayu warna merah dengan nama lambung Ikbal Jaya, dan tiga gulung jaring ikan.

"Pasal yang disangkakan yaitu pencurian sebagaima dimaksud dalam pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara," ujarnya.

Baca juga: Mayat Gosong di Adiwerna Tegal, Ada Kayu Bakar dan Ilalang di Lokasi, Berikut Ciri-cirinya

Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP Vonny Farizky, menambahkan pencurian kapal dilakukan pada pukul 03.00 WIB, di wilayah Sungai Ketiwon, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Setelah mendapat laporan adanya pencurian kapal, Satreskrim Polres Tegal langsung berkoordinasi dengan grup nelayan, dan dari situ mendapat informasi mengenai keberadaan kapal.

"Setelah kami melakukan koordinasi dengan grup nelayan, dari situlah kami mendapat informasi bahwa kapal hasil curian tersebut ada di Kendal dan hendak dijual oleh tersangka," imbuh Vonny. (*)

Baca juga: Kompol Ahmad Ghifar Al Ahfaqsyi, Wakapolres Pekalongan Yang Baru Dilantik, Pernah Jabat di Tegal

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved