UMK 2023

13 Daerah di Jateng Yang Harus Naikkan UMK Berdasarkan Penetapan Nilai UMP 2023

Artinya, sejumlah daerah harus menaikan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) berlandaskan penetapan UMP 2023.

PEMKAB KARANGANYAR
Sejumlah pekerja di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar sedang memproduksi hazmat, belum lama ini. Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2023 telah ditetapkan sebesar Rp1.958.169,69. Artinya, sejumlah daerah harus menaikan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) berlandaskan penetapan UMP 2023. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Upah Minimum Provinsi ( UMP) Jawa Tengah tahun 2023 telah ditetapkan sebesar Rp1.958.169,69.

Artinya, sejumlah daerah harus menaikkan Upah Minimum Kota/Kabupaten ( UMK) berlandaskan penetapan UMP 2023.

Pasalnya, nilai UMK 2023 tidak lebih rendah dari UMP 2023, artinya UMP merupakan ambang batas atau nilai minimal dari penetapan UMK 2023.

Berdasarkan data UMK 2022 dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah, nilai UMK 2022 di beberapa daerah di Jateng masih di bawah UMP 2023, yakni:

1. Banjarnegara
UMK 2022: Rp1.819.835

2. Kebumen
UMK 2022: Rp1.906.781

3. Purworejo
UMK 2022: Rp1.911.850

4. Wonosobo
UMK 2022: Rp1.931.285

Baca juga: Alhamdulillah, Pengusaha-Buruh Kabupaten Tegal Sepakat UMK 2023 Naik Rp137 Ribu. Tembus Rp2,1 Juta

5. Wonogiri
UMK 2022: Rp1.839.043

6. Sragen
UMK 2022: Rp1.839.429

7. Grobogan
UMK 2022: Rp1.894.032

8. Blora
UMK 2022: Rp1.904.196

9. Rembang
UMK 2022: Rp1.874.322

10. Temanggung
UMK 2022: Rp1.887.832

Baca juga: Daftar Estimasi Besaran UMK 2023 di 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, Kenaikan Sesuai Kementerian

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved