PSIS Semarang
Dapat Ujaran Kebencian di Facebook, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi Legowo Kasus Selesai Damai
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mendapat ujaran kebencian di media sosial Facebook dari akun bernama Lapendos Panser.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mendapat ujaran kebencian di media sosial Facebook dari akun bernama Lapendos Panser.
Pemilik akun bernama Rahmat Aziz Maulana itu kemudian dilaporkan oleh seorang relawan Yoyok ke polisi.
Melalui akun Facebook miliknya, Maulana menulis "Yok yok utekmu ncen kyk bapakmu. Kakean politik kwe yok, yen pak mu kae jane podo tpi korupsi. Dadine pas, Yoyok dan Sukawi politik dan korupsi".
Kuasa hukum Yoyok Sukawi, Irwanto Efendi, mengatakan, kasus pencemaran nama baik dan fitnah tersebut telah diselesaikan secara mediasi antara kedua belah pihak.
Polisi melakukan mediasi dan merampungkan secara restorative justice.
Baca juga: Tak Kalah dengan Persis Solo, PSIS Semarang Ditantang Klub asal Georgia, Apa Sikap Bos Yoyok?
Baca juga: Persis Dorong KLB PSSI, Bagaimana Sikap PSIS Semarang? Ini Kata CEO Sekaligus Exco PSSI Yoyok Sukawi
Yoyok Sukawi, sebagai korban, juga telah memaafkan Rahmat Aziz Maulana.
Irwanto mengatakan, proses mediasi berlangsung Sabtu (19/11/2022) di kantor Direktorat Kriminal Khusus Polda Jateng.
"Pertama, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolda, Wakapolda, Pak Direskrimsus, karena ada pengaduan di 22 September telah diselesaikan dan hari ini kami dengan saudara Maulana telah melakukan mediasi."
"Yang mana, saudara Maulana, mengakui kesalahan bentuk fitnah dan pencemaran nama baik. Semoga tidak terulang yang kedua kali," tutur Irwanto.
Sementara itu, Rahmat Aziz Maulana sebagai terlapor juga mengakui kesalahannya dan berjanji tak akan mengulangi lagi.
"Pertama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf atas kekhilafan saya, menuliskan kata-kata tidak benar dengan menuduh tanpa adanya bukti di akun Facebook grup PSIS."
"Dalam hati yang dalam, saya menyesal dan dengan kejadian tersebut, saya memohon maaf sebesar-besarnya dan tidak mengulangi lagi," kata Maulana.
Baca juga: Kata Legenda PSIS Semarang soal Kandidat Juara Piala Dunia 2022: Brasil Tanpa Firmino Tetap Kuat!
Baca juga: Striker Andalan PSIS Semarang: Tolonglah, Kami Mau Sepak Bola, Saya Jauh dari Keluarga di Portugal!
Yoyok pun mengaku sudah tidak mempermasalahkan ujaran tersebut dan saat pertemuan di Ditreskrimsus.
Dia juga menyalami serta memeluk Rahmat Aziz Maulana.
"Mewakili keluarga besar Sukawi Sutarip, saya sudah ikhlas. Tadi juga sudah ketemu Mas Maulana dengan didampingi ibu dan pamannya untuk meminta maaf."
"Mas Maulana juga tadi menyampaikan akan lebih berhati-hati."